![]() |
| Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan dengan turun langsung ke pasar serta berdialog dengan para pedagang |
Pekanbaru, riauantara.co | Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa hingga Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan harga sejumlah komoditas utama, seperti telur ayam ras, daging sapi, dan daging ayam ras.
Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan dengan turun langsung ke pasar serta berdialog dengan para pedagang untuk memperoleh gambaran terkini terkait kondisi pasokan dan pergerakan harga komoditas peternakan.
"Dari hasil pemantauan, harga masih relatif stabil dan ketersediaan barang mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk daging ayam ras, sebagian besar berasal dari peternak lokal Riau, sementara telur ayam ras hampir seluruhnya dipasok dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Medan," ujar Mimi.
Meski secara umum pasokan dan harga terpantau aman, Mimi mengungkapkan adanya penurunan daya beli masyarakat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal tersebut diketahui dari hasil komunikasi langsung dengan para pedagang di lapangan.
"Berdasarkan interaksi dengan pedagang, terlihat bahwa daya beli masyarakat saat ini cenderung menurun. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Riau melalui DPKH untuk menjaga stabilitas harga, memastikan keberlangsungan usaha peternakan, serta melindungi kepentingan masyarakat sebagai konsumen.
Dengan adanya monitoring rutin menjelang HBKN, diharapkan kebijakan dan langkah strategis yang diambil pemerintah dapat lebih tepat sasaran dalam menjaga kestabilan sektor peternakan di Riau, khususnya dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.


Komentar