![]() |
| Seekor anak gajah dilaporkan terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga |
Siak, riauantara.co | Insiden mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, ternyata dipicu peristiwa tak terduga. Seekor anak gajah dilaporkan terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga, sehingga memicu kepanikan kawanan.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, menjelaskan bahwa selama ini kawanan gajah tersebut tidak pernah bersikap agresif terhadap masyarakat dan hanya melintas di kawasan tersebut.
"Gajah ini sebenarnya tidak pernah mengganggu. Biasanya hanya lewat saja. Kali ini mereka mengamuk karena anaknya terperosok ke dalam septic tank," ujar Afni.
Menurutnya, anak gajah yang diperkirakan berusia sekitar satu bulan itu terjebak di lubang septic tank. Induk dan kelompoknya diduga berusaha menyelamatkan, namun karena tidak berhasil, situasi berubah menjadi tidak terkendali.
Proses evakuasi kemudian dilakukan melalui kolaborasi antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Setelah upaya penyelamatan yang cukup menegangkan, anak gajah berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, anak gajah bisa dikeluarkan dan langsung dikembalikan ke kawanannya," katanya.
Afni menuturkan, saat proses evakuasi berlangsung, kawanan gajah terlihat menunggu tidak jauh dari lokasi. Begitu anak gajah berhasil diselamatkan, induknya langsung mendekat dan melindungi anaknya sebelum akhirnya kembali bergerak bersama kelompoknya menuju kawasan hutan.
Peristiwa ini, menurut Afni, menjadi pengingat kuat tentang naluri perlindungan satwa liar terhadap anaknya.
"Gajah juga punya naluri seperti seorang ibu manusia yang melindungi anaknya. Mereka mengamuk karena tidak tahu cara mengeluarkan anaknya dari septic tank," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Siak mengimbau warga agar lebih waspada, terutama dengan memastikan fasilitas seperti septic tank tertutup rapat guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sebelumnya diberitakan, 11 ekor gajah Sumatra sempat masuk ke mes karyawan PT Arara Abadi di Desa Rantau Bertuah, Minggu (22/2/2026) pagi. Lima petak rumah karyawan dilaporkan rusak, sementara sejumlah sepeda motor hancur dipijak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Komentar