Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

Senin, 02 Februari 2026 | 17:50 WIB
Pemprov Riau menggelar operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten dan kota di Riau. (foto ilustrasi)
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus mematangkan langkah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Upaya tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti. Ia menjelaskan, salah satu strategi utama yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten dan kota di Riau.

"Melalui operasi pasar murah ini, kami ingin memastikan pasokan bahan pokok tetap aman, distribusi berjalan lancar, serta harga tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri," ujar Tetty.

Pada pekan pertama Februari, kegiatan operasi pasar murah akan dimulai di lima titik, yang mencakup wilayah Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Untuk Kota Pekanbaru, kegiatan dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit pada 2 Februari, halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari pada 3 Februari, serta fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat pada 4 Februari. 

Selanjutnya, operasi pasar murah akan digelar di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya pada 6 Februari. Sementara di Kabupaten Kampar, kegiatan dipusatkan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari.

Tetty memastikan harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut berada di bawah harga pasar. Beberapa di antaranya, beras SPHP dibanderol Rp60 ribu per 5 kilogram, beras Anak Daro Rp162 ribu per 10 kilogram atau Rp81 ribu per 5 kilogram, serta beras Sokan dengan harga yang sama. Gula pasir dijual Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng Salvaco Rp21 ribu per liter, Palmco Rp16 ribu per bungkus, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia juga garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta tepung tapioka Rp8 ribu per bungkus. Untuk komoditas cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan kentang, harganya menyesuaikan harga petani, sementara harga telur bersifat dinamis mengikuti kondisi pasar.

Masyarakat yang ingin berbelanja di operasi pasar murah diminta datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib. Kegiatan ini akan dimulai pukul 08.00 WIB. Warga juga diimbau membawa kantong belanja sendiri dari rumah guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengatakan pihaknya menyiapkan beragam kebutuhan pokok untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Setiap hari disediakan sekitar 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP, serta masing-masing 40 karung beras Anak Daro kemasan 10 kilogram dan 5 kilogram.

"Beras Sokan juga kami siapkan dengan jumlah yang sama. Selain itu, di setiap lokasi tersedia 50 papan telur, serta cabai merah dan bawang merah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkas Ade.
Bagikan:

Komentar