![]() |
| Subsatgas Binluh Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 kembali mengintensifkan penertiban sekaligus sosialisasi tertib berlalu lintas di Kota Pekanbaru, Senin (9/2/2026). |
Pekanbaru, riauantara.co | Subsatgas Binluh Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 kembali mengintensifkan penertiban sekaligus sosialisasi tertib berlalu lintas di Kota Pekanbaru, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menyasar peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
Tahap awal kegiatan dilaksanakan di Jalan Harapan Raya, tepatnya di kawasan traffic light Jalan Kavling. Di lokasi tersebut, petugas masih menemukan berbagai pelanggaran, mulai dari pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm, pengemudi mobil yang abai menggunakan sabuk pengaman, hingga kendaraan dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.
Usai dari lokasi pertama, kegiatan berlanjut ke traffic light Jalan Sakuntala, Harapan Raya. Selain melakukan penertiban, petugas juga turun langsung memberikan imbauan dan edukasi kepada para pengguna jalan tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Meski pendekatan persuasif sudah dilakukan, pelanggaran serupa masih ditemukan. Beberapa pengendara kedapatan tetap tidak menggunakan helm, bahkan ada yang merokok saat berkendara.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
"Operasi ini kami laksanakan dengan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis sebagai langkah proaktif dan berkelanjutan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sekaligus meminimalisir pelanggaran di jalan," ujar Jeki.
Ia menegaskan, fokus utama kegiatan ini bukan semata-mata penindakan, melainkan juga membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi agar tercipta budaya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau.
"Melalui operasi ini, kami berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas bisa ditekan, terutama menjelang arus mudik dan perayaan hari besar keagamaan," tutup Jeki.


Komentar