Pelalawan Tetapkan Siaga Karhutla, Riau Bersiap Naikkan Status Provinsi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Pelalawan Tetapkan Siaga Karhutla, Riau Bersiap Naikkan Status Provinsi

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:56 WIB
BPBD Damkar Riau telah menerima surat keputusan penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari salah satu daerah di Riau (foto ilustrasi)
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Riau melalui BPBD Damkar Riau telah menerima surat keputusan penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari salah satu daerah di Riau. Hingga kini, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah pertama yang resmi menetapkan status tersebut.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima SK dari Pelalawan. Sementara itu, Kabupaten Bengkalis disebut sedang mempersiapkan penetapan serupa, meski dokumen resminya belum masuk ke BPBD provinsi.

"Kami sudah menerima satu SK penetapan siaga darurat Karhutla dari Pelalawan. Untuk Bengkalis, saat ini masih dalam proses persiapan dan SK-nya belum kami terima," ujarnya.

Dengan adanya daerah yang lebih dulu menetapkan status siaga, BPBD Damkar Riau bersama Forkopimda Riau serta instansi terkait langsung menggelar rapat koordinasi guna membahas kemungkinan penetapan status siaga darurat Karhutla di tingkat provinsi.

Dalam rapat tersebut, dipertimbangkan kondisi cuaca yang mulai menunjukkan penurunan curah hujan, ditambah munculnya sejumlah titik kejadian Karhutla di beberapa wilayah. Atas dasar itu, BPBD mengusulkan kepada Gubernur Riau agar status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi segera ditetapkan.

"Melihat kondisi saat ini, kami mengusulkan agar Riau segera menetapkan status siaga darurat Karhutla di tingkat provinsi," jelas Jim Gafur, Jumat.

Pihaknya menargetkan penetapan tersebut bisa rampung dalam pekan ini. Sebab, jika status siaga darurat provinsi sudah ditetapkan, Pemprov Riau dapat langsung mengajukan dukungan ke pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan Karhutla.

"Begitu statusnya ditetapkan, kami akan segera mengajukan bantuan seperti helikopter water bombing, helikopter patroli, hingga operasi modifikasi cuaca," pungkasnya.
Bagikan:

Komentar