![]() |
| pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2025. |
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berskala besar yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
Kegiatan ini akan digelar bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sebagai upaya memperkuat langkah mitigasi bencana asap di tingkat nasional.
Menko Polkam, Djamari Chaniago, menyebutkan bahwa penunjukan Riau sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Secara geografis dan strategis, Riau dinilai menjadi wilayah prioritas karena memiliki hamparan lahan gambut yang luas dan sangat rentan terbakar saat musim kemarau tiba.
Ia menegaskan, peningkatan kesiapsiagaan di Bumi Lancang Kuning merupakan langkah mendesak demi menjaga stabilitas kawasan.
"Potensi asap lintas negara serta dampaknya terhadap perekonomian dan kesehatan masyarakat membuat koordinasi ini tidak bisa ditunda," tegasnya dalam rapat persiapan beberapa waktu lau.
Di tingkat daerah, Pemprov Riau telah lebih dahulu menetapkan status siaga darurat Karhutla yang berlaku mulai 13 Februari hingga 30 November 2026. Rentang waktu yang cukup panjang ini diputuskan sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem dan peningkatan titik panas.
Dengan status siaga tersebut, seluruh instansi terkait memiliki keleluasaan dalam menggerakkan sumber daya, baik dari sisi anggaran maupun peralatan, guna menekan potensi munculnya hotspot di wilayah rawan kebakaran.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam menyambut agenda nasional tersebut.
Ia memastikan seluruh perangkat daerah, termasuk BPBD dan dinas teknis lainnya, akan bersinergi menyukseskan apel kesiapsiagaan yang direncanakan digelar di Lanud Roesmin Nurjadin.
"Riau sudah berpengalaman melaksanakan kegiatan serupa tahun lalu. Dari sisi teknis dan koordinasi lapangan, kami siap mendukung penuh kehadiran Menko Polkam agar upaya pencegahan karhutla berjalan maksimal dan Riau terbebas dari bencana asap tahun ini," ujarnya.


Komentar