Pemprov Riau Serahkan SK Pensiun, Bekali PNS Sambut Masa Purnabakti 2026 | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Pemprov Riau Serahkan SK Pensiun, Bekali PNS Sambut Masa Purnabakti 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:58 WIB
Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purnatugas
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purnatugas dengan TMT pensiun Maret, April, dan Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menegaskan bahwa masa purnabakti bukanlah penutup pengabdian, melainkan penanda tuntasnya amanah negara yang telah dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Menerima SK Pensiun hari ini menjadi bukti bahwa perjalanan panjang sebagai abdi negara telah dilalui dengan dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan yang luar biasa," ungkapnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para PNS yang akan memasuki masa pensiun atas seluruh kontribusi, karya, dan keteladanan yang telah diberikan selama bertugas.

"Apa yang Bapak dan Ibu torehkan, baik melalui kebijakan, pelayanan, maupun nilai-nilai integritas, akan terus menjadi bagian penting dari perjalanan birokrasi dan pembangunan daerah," ujarnya.

M. Job juga mengakui bahwa masa pensiun kerap dipersepsikan sebagai fase yang penuh perubahan, mulai dari bergesernya rutinitas harian hingga berkurangnya interaksi sosial. Namun, menurutnya, purnabakti sejatinya merupakan awal dari babak baru kehidupan yang membuka ruang lebih luas untuk tetap berkarya dengan cara yang berbeda.

"Bekal pengalaman panjang yang dimiliki Bapak dan Ibu adalah modal besar untuk terus produktif, baik lewat kegiatan sosial, keagamaan, berbagi ilmu kepada masyarakat, mendampingi generasi muda, maupun mengembangkan usaha sesuai minat dan hobi," katanya.

Ia pun mengajak para calon purnabakti menyambut masa pensiun dengan pikiran positif dan hati yang lapang, serta tetap menjaga kesehatan fisik dan mental, aktif beraktivitas, dan terus mengembangkan diri.

"Kembangkan hobi yang bermanfaat dan berpotensi menunjang kesejahteraan keluarga. Yang tak kalah penting, perkuat kedekatan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar setiap langkah selalu diliputi rasa syukur dan ketenangan," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan pembekalan ini memiliki nilai strategis sebagai bekal memasuki masa purnabakti, khususnya dalam memahami hak-hak kepegawaian, layanan Taspen, serta dukungan dari perbankan.

"Dengan persiapan yang matang baik secara mental, emosional, sosial, maupun finansial masa pensiun bisa menjadi periode yang produktif, bermakna, dan membahagiakan. Di fase ini, Bapak dan Ibu tetap dapat berperan dan menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat," pungkasnya.
Bagikan:

Komentar