![]() |
| Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama istri turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar Minggu (8/2/2026) |
Pekanbaru, riauantara.co | Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama istri turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini berlangsung serentak dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota, TNI–Polri, hingga masyarakat.
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan telah berjalan sejak awal 2025. Fokus program ini mencakup penataan wajah kota, mulai dari penertiban baliho dan billboard yang melanggar aturan, pembenahan kabel, pengelolaan sampah, pengendalian banjir, hingga normalisasi sungai dan danau demi menjaga keindahan serta ketahanan lingkungan perkotaan.
Agung Nugroho menegaskan bahwa gotong royong ini tidak dimaksudkan sebagai kegiatan simbolis semata, melainkan sebagai gerakan berkelanjutan yang telah diinstruksikan secara struktural di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Setiap hari, 30 menit sebelum jam kerja, seluruh ASN kami wajibkan bergotong royong di lingkungan kantor masing-masing OPD," tegas Agung.
Tak hanya itu, para ASN juga diminta aktif melakukan gotong royong di lingkungan tempat tinggalnya, minimal satu kali dalam sepekan pada akhir pekan, serta melaporkan kegiatannya kepada pimpinan OPD masing-masing. Kebijakan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, baik di kantor maupun di tengah masyarakat.
Gerakan gotong royong massal ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Riau. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Saria Labdi, menyampaikan penghargaan atas langkah-langkah yang telah ditempuh Pemerintah Kota Pekanbaru.
Ia menilai, sejak 2025 Pemko Pekanbaru telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan arahan Presiden, mulai dari penertiban baliho dan billboard, penataan kabel, hingga penguatan budaya bersih dan gotong royong di tengah masyarakat.
Sementara itu, Agung Nugroho menegaskan bahwa keberhasilan Gerakan Indonesia ASRI sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, mulai dari Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, TNI–Polri, hingga seluruh elemen masyarakat.
"Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi harus menjadi contoh dalam mewujudkan kota yang bersih, tertib, indah, dan berkelanjutan," ujar Agung.


Komentar