Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengakselerasi transformasi digital dengan meluncurkan program penyediaan 1.000 titik WiFi gratis untuk masyarakat. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemko Pekanbaru dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) wilayah Riau yang digelar di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (4/3/2026).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Riau, Trio Gunawan.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses internet secara lebih luas di berbagai lokasi strategis tanpa harus memikirkan biaya kuota.
Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu terobosan penting dalam pembangunan kota berbasis digital. Menariknya, penyediaan WiFi gratis tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui kolaborasi dengan sektor swasta.
"Program ini sepenuhnya tanpa menggunakan APBD. Kami menggandeng pihak swasta sebagai bentuk sinergi untuk memberikan layanan WiFi gratis kepada masyarakat sekaligus mendukung perkembangan kota cerdas atau smart city di Pekanbaru," ujar Agung usai peluncuran program.
Dalam tahap awal, APJII Riau berkomitmen memasang fasilitas WiFi gratis di 200 titik di Kota Pekanbaru. Sementara untuk mencapai target 1.000 titik, Pemko Pekanbaru akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan infrastruktur digital.
Agung menjelaskan bahwa fasilitas WiFi gratis tersebut akan diprioritaskan di sejumlah lokasi publik yang sering diakses masyarakat. Di antaranya halte Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan tambahan bagi para pengguna transportasi umum.
Selain itu, jaringan internet gratis juga akan dipasang di sejumlah ruang publik seperti masjid, Posyandu, hingga taman-taman yang berada di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
"Program ini mulai berjalan setelah penandatanganan MoU. Untuk satu titik WiFi, kapasitasnya cukup besar karena bisa digunakan hingga sekitar 500 pengguna secara bersamaan tanpa mengganggu kualitas koneksi," jelasnya.
Ketua BPW APJII Riau, Trio Gunawan, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai program ini menjadi kesempatan bagi penyedia layanan internet untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui akses digital yang lebih luas dan bermanfaat bagi aktivitas sehari-hari warga Pekanbaru.


Komentar