Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan, EMP Bentu – Korinci Baru Edukasi Industri Hulu Migas bagi Stakeholder Riau | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan, EMP Bentu – Korinci Baru Edukasi Industri Hulu Migas bagi Stakeholder Riau

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:48 WIB


Pekanbaru, riauantara.co – Perusahaan energi EMP Bentu – Korinci Baru Limited menggelar kegiatan Edukasi Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) bagi para pemangku kepentingan dari beberapa wilayah di Provinsi Riau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang industri hulu migas sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Program edukasi yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Maret 2026, dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru dan diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan dari Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, serta Pekanbaru.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan SKK Migas wilayah Sumbagut, para camat, kapolsek, lurah, sekretaris kecamatan, kepala desa, ketua BPD, ketua LPM, babinsa, bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat dari sejumlah kecamatan seperti Langgam, Bandar Sei Kijang, Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, Siak Hulu, hingga Tenayan Raya.

Area Manager EMP Bentu – Korinci Baru Limited, Dadi Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan para stakeholder di wilayah operasional.

Menurutnya, penyelenggaraan edukasi ini juga bertepatan dengan momentum bulan Ramadan yang diharapkan semakin memperkuat silaturahmi antara perusahaan dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan dengan para stakeholder sekaligus memberikan pemahaman mengenai operasional industri hulu migas. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan dukungan masyarakat terhadap kegiatan perusahaan dapat terus terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan juga memaparkan gambaran umum mengenai operasional EMP Bentu – Korinci Baru Limited, mulai dari proses produksi minyak dan gas bumi, penerapan standar keselamatan kerja, hingga rencana pengembangan perusahaan di masa mendatang.

Sementara itu, CSR and Communication Manager EMP, Iman Soerjasantosa, menjelaskan bahwa wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, dan Pekanbaru merupakan bagian dari area produksi migas EMP Bentu. Oleh karena itu, keberadaan perusahaan tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah serta masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Ia menambahkan bahwa melalui forum edukasi ini perusahaan ingin memberikan pemahaman tentang bagaimana industri hulu migas beroperasi, termasuk proses produksi, penerapan aspek keselamatan kerja, komitmen perlindungan lingkungan, serta kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.

“Industri hulu migas merupakan bagian dari proyek strategis negara dalam menjaga ketahanan energi nasional. Energi yang dihasilkan sangat penting untuk mendukung berbagai sektor kehidupan seperti industri, transportasi, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelasnya.

Selain itu, keberhasilan kegiatan industri hulu migas juga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat wilayah, hingga masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan SKK Migas Sumbagut turut memberikan penjelasan terkait peran dan fungsi lembaga tersebut dalam mengawasi kegiatan industri hulu migas di Indonesia.

Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Vallerina, menjelaskan bahwa industri hulu migas dijalankan oleh kontraktor kerja sama pemerintah di bawah pengawasan SKK Migas dengan tujuan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi serta memberikan kontribusi bagi pendapatan negara.

“Pengelolaan industri hulu migas merupakan bagian dari upaya negara dalam mengoptimalkan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Langgam Maskandar yang mewakili para peserta menyampaikan apresiasi kepada EMP Bentu – Korinci Baru Limited atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan edukasi ini dapat mempererat hubungan serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang baik sehingga kerja sama antara semua pihak dapat terus terjalin demi mendukung pembangunan daerah dan keberlanjutan industri energi di wilayah Riau.**(RH/RED)

Bagikan:

Komentar