IZI Riau Resmikan Kampung Bina Mualaf di Meranti, 79 Warga Dapat Pendampingan Keislaman | riauantara.co
|
Menu Close Menu

IZI Riau Resmikan Kampung Bina Mualaf di Meranti, 79 Warga Dapat Pendampingan Keislaman

Kamis, 24 September 2026 | 20:35 WIB



KEPULAUAN MERANTI, ( RIAUANTARA.CO ) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Riau meresmikan Kampung Bina Mualaf di Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (24/9/2026).


Program tersebut menjadi bagian dari komitmen IZI dalam menghadirkan pembinaan keislaman yang berkelanjutan bagi masyarakat mualaf, terutama mereka yang berada dalam kondisi dhuafa dan tinggal di wilayah dengan tantangan sosial serta akses pembelajaran agama yang terbatas.


Melalui Kampung Bina Mualaf, IZI tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga membangun ruang pendampingan agar para mualaf dapat belajar, berdiskusi, dan memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam secara rutin.


Di Desa Sesap, program ini akan menyasar 79 orang mualaf yang berasal dari 24 kepala keluarga (KK). Mereka nantinya mendapatkan pendampingan dan pembelajaran agama Islam secara berkala sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman serta kehidupan keagamaan masyarakat.


Program Bina Mualaf IZI secara khusus menyasar kawasan yang memiliki komunitas mualaf dhuafa, termasuk wilayah 3T dan daerah dengan masyarakat Muslim sebagai kelompok minoritas. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang mampu membantu para mualaf menjaga dan menguatkan keimanan.


Peresmian Kampung Bina Mualaf di Desa Sesap turut dihadiri General Manager Dakwah IZI Sutanto, Kepala Perwakilan IZI Riau Linda Sari, Camat Tebing Tinggi Juwira Ratna Sari, S.Farm., Kepala Desa Sesap Jumri, serta masyarakat mualaf penerima manfaat.


Camat Tebing Tinggi Juwira Ratna Sari menyambut baik kehadiran program tersebut. Ia berharap pembinaan yang dilakukan IZI dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari penguatan kehidupan masyarakat di Desa Sesap.


“Dengan adanya program Bina Mualaf yang dilaksanakan IZI, semoga diberikan berkah dan manfaat bagi bapak dan ibu,” kata Juwira.


Sementara itu, GM Dakwah IZI Sutanto menegaskan bahwa Kampung Bina Mualaf diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi ruang pembinaan yang berjalan secara konsisten.


“Semoga dengan adanya program ini, masyarakat Desa Sesap semakin istiqamah dalam mendalami Islam, serta dapat saling menjaga dan mengingatkan dalam kebaikan,” ujar Sutanto.


Kepala Desa Sesap Jumri juga menyampaikan apresiasi atas perhatian IZI terhadap masyarakat mualaf di wilayahnya. Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas.


“Kami berterima kasih kepada IZI atas terlaksananya program ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sesap,” kata Jumri.


Jumri menjelaskan, Desa Sesap memiliki sekitar 220 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 800 jiwa. Masyarakat setempat didominasi suku Akit yang mayoritas beragama non-Muslim.


Kondisi sosial tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam kehadiran program pembinaan mualaf di Desa Sesap. IZI berharap Kampung Bina Mualaf dapat menjadi wadah yang memungkinkan para penerima manfaat memperoleh pendampingan secara berkelanjutan sekaligus memiliki ruang aman untuk bertanya dan memperdalam pengetahuan keislaman.


Selain meresmikan Kampung Bina Mualaf, IZI Perwakilan Riau juga menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat.


Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian IZI terhadap kebutuhan dasar para mualaf yang mengikuti program. Dengan memadukan pembinaan keagamaan dan dukungan sosial, Kampung Bina Mualaf di Desa Sesap diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.


Kehadiran program ini sekaligus memperkuat upaya IZI Riau dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga lewat pendampingan yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.**


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar