![]() |
| Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berupaya mengembalikan fungsi Waduk Cipta Karya sebagai salah satu infrastruktur pengendali banjir. |
Pekanbaru,_ Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berupaya mengembalikan fungsi Waduk Cipta Karya sebagai salah satu infrastruktur pengendali banjir.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, kondisi waduk saat ini tidak lagi mampu menampung dan mengendalikan air hujan secara optimal.
Padahal, waduk tersebut memiliki peran penting dalam mengurangi risiko banjir, khususnya di kawasan Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani dan wilayah sekitarnya.
Markarius meninjau langsung kondisi Waduk Cipta Karya, Rabu (30/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah serta Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana.
Dari hasil peninjauan, Markarius menyebut salah satu persoalan utama waduk tersebut adalah tidak adanya pintu air.
Ia mengatakan, Pemko Pekanbaru telah memasukkan pembangunan pintu air Waduk Cipta Karya dalam perencanaan tahun ini.
Menurutnya, keberadaan pintu air sangat penting agar pengelolaan debit air di dalam waduk dapat dilakukan sesuai kondisi cuaca dan kebutuhan.
"Waduk itu seharusnya saat hujan bisa menampung air, sedangkan musim kemarau bisa kita alirkan. Ketika tidak hujan airnya bisa mengalir," paparnya.
Markarius mengatakan, kondisi waduk yang tidak berfungsi secara maksimal menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani.
Pasalnya, Pemko Pekanbaru masih menerima laporan adanya permukiman warga yang terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah kota.
"Kita menerima laporan warga karena banjir masih terjadi di kawasan ini, sementara kita punya waduk, maka kita datang ke sini," terangnya.
Ia menjelaskan, hilangnya pintu air membuat fungsi Waduk Cipta Karya sebagai pengendali aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Menurut Markarius, pintu air tersebut sebelumnya telah hilang karena dibawa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pemko Pekanbaru juga melihat Waduk Cipta Karya memiliki peran strategis dalam mengendalikan aliran air dari kawasan sekitarnya.
Markarius menyebut kawasan Suka Karya menjadi salah satu wilayah yang aliran airnya menuju waduk tersebut.
"Kita juga mengatasi banjir di Kawasan Suka Karya, airnya mengalir ke waduk ini. Waduk ini bisa mengatasi banjir di Jalan Cipta Karya dan Suka Karya," ulasnya.
Karena itu, pemerintah kota berupaya mengembalikan fungsi waduk agar dapat kembali dimanfaatkan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir di kawasan Tuah Madani dan sekitarnya.
Pembangunan pintu air diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan kembali fungsi Waduk Cipta Karya, terutama dalam menampung air saat hujan dan mengatur alirannya ketika kondisi memungkinkan.


Komentar