MANGGARAI, NTT, ( RIAUANTARA.CO ) — Dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. Sejak September 2026, INDODAX bersama Ayobantu membuka dan mengoperasikan posko darurat di Kabupaten Manggarai dengan layanan yang mencakup pangan, kesehatan, kebersihan hingga dukungan psikososial.
Melalui program bertajuk “INDODAX untuk Indonesia: Posko Darurat Bencana INDODAX”, sebanyak 1.400 jiwa telah mendapatkan layanan dari dapur umum. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di sejumlah titik terdampak.
Selain dukungan pangan, layanan kesehatan dalam program tersebut telah menjangkau sekitar 600 jiwa. Sementara itu, bantuan personal hygiene kit diberikan kepada 200 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa untuk membantu memenuhi kebutuhan kebersihan dasar masyarakat.
Dukungan juga diperluas melalui pemberian paket gizi dan layanan psikososial kepada 100 penerima manfaat. INDODAX dan Ayobantu turut menyiapkan dua tenda darurat dengan kapasitas hingga 212 kepala keluarga sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan.
Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, mengatakan program bantuan tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan yang ditemukan langsung di lapangan.
“Bagi kami, dukungan sosial bukan hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi juga memahami apa yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Karena itu, program ini mencakup kebutuhan mendasar mulai dari pangan dan kesehatan hingga kebersihan dan dukungan psikososial,” ujar Aloysia.
Salah satu titik pelaksanaan program berada di Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diberikan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan situasi serta kebutuhan penerima manfaat di masing-masing lokasi.
Kolaborasi dengan Ayobantu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Kerja sama ini diarahkan agar distribusi bantuan lebih terarah sekaligus memastikan layanan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Aloysia menegaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga mendukung proses pemulihan masyarakat secara bertahap.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memberi ruang bagi proses pemulihan yang berjalan secara bertahap. Semoga dukungan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
INDODAX menyebut program tersebut sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan yang berfokus pada aspek kesehatan dan kesejahteraan, akses pangan, kebersihan, serta penguatan ketahanan komunitas.
Pendekatan tersebut juga dikaitkan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui empat fokus utama bantuan, INDODAX dan Ayobantu melanjutkan dukungan bagi masyarakat Manggarai dengan menyesuaikan bentuk layanan terhadap dinamika kebutuhan selama proses pemulihan.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membutuhkan dukungan kesehatan, kebersihan, gizi dan psikososial agar masyarakat dapat melewati masa pemulihan secara lebih bertahap dan berkelanjutan.**
EDITOR : DH



Komentar