JAKARTA, ( RIAUANTARA.CO ) — Gerakan Nasional Nusantara (GENTARA) menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kamis (1/10/2026).
Dudung dilantik di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari perombakan Kabinet Merah Putih dan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara.
Ketua Harian GENTARA, Ir. Darmizal MS, menilai kepercayaan Presiden Prabowo kepada Dudung merupakan amanah besar sekaligus penugasan strategis di tengah kebutuhan menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.
“Jenderal Dudung bukan sosok yang asing dengan tugas-tugas strategis negara. Rekam jejaknya menunjukkan pengalaman kepemimpinan yang panjang, mulai dari satuan teritorial, lembaga pendidikan militer, komando strategis, hingga pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat dan pemerintahan,” ujar Darmizal, Kamis (1/10/2026).
Menurut Darmizal, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Dudung dalam menjalankan fungsi koordinasi sebagai Menko Polkam.
Dudung merupakan lulusan Akademi Militer 1988. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Wakil Gubernur Akademi Militer, Gubernur Akademi Militer, Pangdam Jaya/Jayakarta, Pangkostrad, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Selain pengalaman di lingkungan militer, Dudung juga memiliki latar belakang akademik. Ia meraih gelar doktor dari Universitas Trisakti pada bidang Manajemen Strategis dengan predikat cum laude.
Karier Dudung kemudian berlanjut di pemerintahan. Sebelum dilantik sebagai Menko Polkam, ia dipercaya Presiden Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional dan kemudian dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada April 2026. Setelah pelantikan terbaru, posisi KSP diisi oleh mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Listyo Sigit Prabowo.
Darmizal mengatakan, posisi Menko Polkam memiliki peran penting karena berkaitan dengan koordinasi lintas sektor, mulai dari politik, keamanan, pertahanan, hukum hingga stabilitas nasional.
Karena itu, GENTARA berharap pengalaman Dudung dalam memimpin organisasi besar serta memahami dinamika pertahanan dan keamanan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga pemerintah.
“Bangsa Indonesia membutuhkan stabilitas politik dan keamanan sebagai fondasi bagi pembangunan ekonomi, kesejahteraan rakyat, serta keberlanjutan agenda besar Presiden Prabowo. Karena itu, kami melihat amanah ini sebagai panggilan pengabdian yang sangat penting,” kata Darmizal.
Usai dilantik, Dudung sendiri menyampaikan komitmennya untuk memperkuat keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kembali upaya menjaga persatuan nasional.
GENTARA juga menyampaikan apresiasi kepada Djamari Chaniago atas pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Menko Polkam.
Kepada Dudung, GENTARA berharap pengalaman, ketegasan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan koordinasi yang dimilikinya dapat memberikan energi baru bagi Kemenko Polkam sekaligus memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional.
“Selamat menjalankan amanah, Jenderal. Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kehormatan. Semoga Jenderal Dudung mampu memberikan energi baru, memperkuat koordinasi politik dan keamanan, serta menghadirkan kerja nyata bagi Indonesia yang semakin aman, damai, kuat, berdaulat, dan maju,” tutup Darmizal.** ( BIP/RED )
EDITOR : DH



Komentar