Ketua BKSAP DPR RI Desak Menlu Baru Perkuat Diplomasi Indonesia untuk Palestina | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Ketua BKSAP DPR RI Desak Menlu Baru Perkuat Diplomasi Indonesia untuk Palestina

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:40 WIB



JAKARTA, ( RIAUANTARA.CO ) — Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Ma’azat, meminta Menteri Luar Negeri (Menlu) RI yang baru, Arrmanatha Christiawan Nasir, memperkuat diplomasi Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta kemerdekaan Palestina.


Permintaan tersebut disampaikan menyusul pelantikan Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 1 Oktober 2026. Pelantikan itu menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih.


Syahrul Aidi menegaskan, persoalan Palestina harus tetap menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan luar negeri Indonesia. Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari diplomasi pemerintah, tetapi juga telah menjadi perhatian penting dalam diplomasi parlemen melalui BKSAP DPR RI.


BKSAP sebelumnya telah menempatkan diplomasi kemanusiaan untuk Palestina sebagai salah satu fokus kerja sama parlemen Indonesia dengan berbagai parlemen dan organisasi internasional.


Karena itu, Syahrul Aidi berharap kepemimpinan Menlu Arrmanatha dapat semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah dan parlemen dalam mengawal posisi Indonesia di berbagai forum internasional.


Ia menilai diplomasi Indonesia perlu terus diarahkan untuk mendorong perlindungan terhadap masyarakat Palestina, memperkuat penghormatan terhadap hukum internasional, serta memperjuangkan terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.


“Diplomasi Indonesia untuk Palestina harus terus diperkuat dan dikawal secara konsisten melalui berbagai forum internasional,” demikian pesan utama Syahrul Aidi.


Menurutnya, konsistensi sikap Indonesia menjadi penting di tengah dinamika global yang terus berkembang. Indonesia dinilai memiliki ruang diplomasi yang strategis untuk menyuarakan kepentingan kemanusiaan dan mendorong penyelesaian persoalan Palestina melalui jalur politik dan hukum internasional.


Sikap tersebut sekaligus sejalan dengan komitmen Indonesia yang selama ini konsisten mendukung kemerdekaan Palestina serta mendorong penegakan hukum internasional.


Dengan pergantian kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri, Syahrul Aidi berharap diplomasi Indonesia tidak hanya mempertahankan komitmen yang telah dibangun, tetapi juga semakin aktif, terukur, dan berpengaruh dalam memperjuangkan kepentingan Palestina di panggung internasional.**


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar