Pemprov Riau Dorong Lahirnya Jurnalis Muda Berintegritas, Etika Pers Jadi Sorotan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Pemprov Riau Dorong Lahirnya Jurnalis Muda Berintegritas, Etika Pers Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB



PEKANBARU, ( RIAUANTARA.CO ) – Pemerintah Provinsi Riau mendorong lahirnya generasi jurnalis muda yang profesional, beretika, dan berintegritas di tengah pesatnya perkembangan media digital. Penguatan kompetensi dan pemahaman etika jurnalistik dinilai penting agar generasi muda mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan dalam seminar dan pelatihan jurnalistik yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 media Suaraaktual.co di Hotel Khas Pekanbaru, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan bertema “Membangun Jurnalis Profesional, Beretika dan Berintegritas” itu dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Supriyadi.


Seminar tersebut menjadi ruang edukasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik sekaligus memahami tanggung jawab profesi pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.


Dalam sambutannya, Supriyadi menyampaikan ucapan selamat kepada Suaraaktual.co yang telah memasuki usia ke-12 tahun. Ia menilai perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses pendewasaan media dalam menjalankan fungsi informasi di tengah masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan tahniah atas pencapaian Suaraaktual.co yang telah memasuki usia ke-12 tahun. Semoga Suaraaktual.co semakin maju, terus berkontribusi positif, dan tetap menjadi media yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Supriyadi.


Ia juga mengapresiasi inisiatif Suaraaktual.co yang menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, pembekalan sejak dini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memahami prinsip-prinsip jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.


Supriyadi mengingatkan bahwa kemampuan menulis berita harus diimbangi dengan kesadaran terhadap etika, akurasi, serta tanggung jawab atas informasi yang dipublikasikan.


“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta. Jadilah jurnalis muda yang profesional, beretika, dan berintegritas. Kemampuan jurnalistik harus dibarengi dengan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” pesannya.


Etika dan Akurasi Jadi Fondasi Jurnalisme

Lebih lanjut, Supriyadi menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tengah kemudahan penyebaran informasi melalui berbagai platform digital, profesionalisme dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan.


Menurutnya, generasi muda yang ingin terjun ke dunia media perlu memahami bahwa pekerjaan jurnalistik bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan juga memastikan informasi yang disajikan memiliki dasar yang jelas, akurat, dan tidak menyesatkan masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh wawasan dan keterampilan dasar jurnalistik sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya integritas dalam menjalankan profesi pers.


Seminar dan pelatihan jurnalistik ini diikuti peserta dari SMK Akbar Pekanbaru, SMK Keuangan Pekanbaru, serta Institut Master Teknologi.


Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Riau, Abdullah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Kasir dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta tokoh masyarakat Ade Hartati.


Peringatan HUT ke-12 Suaraaktual.co melalui seminar dan pelatihan jurnalistik ini diharapkan tidak hanya memperkuat peran media dalam memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menyiapkan jurnalis muda Riau yang kompeten, kritis, dan menjunjung tinggi etika profesi.


Dengan demikian, perkembangan media digital dapat diiringi peningkatan kualitas pemberitaan serta kepercayaan publik terhadap pers.**


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar