Pertamina Patra Niaga Gandeng PLN dan Len Industri, Perkuat Ekosistem Motor Listrik Nasional | riauantara.co
|

Menu Close Menu

Pertamina Patra Niaga Gandeng PLN dan Len Industri, Perkuat Ekosistem Motor Listrik Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 | 15:53 WIB



JAKARTA, ( RIAUANTARA.CO ) – Pertamina Patra Niaga memperkuat langkah mendukung percepatan transisi energi nasional melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik. Bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Len Industri, perusahaan menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas infrastruktur pengisian daya (charging) dan penukaran baterai (swapping) dalam Program Motor Listrik Nasional (Molinas).


Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh direksi ketiga BUMN di Jakarta, Selasa (27/10). Penandatanganan ini turut disaksikan jajaran pimpinan Danantara Indonesia.


Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis perusahaan untuk mengambil peran lebih besar dalam transformasi energi, terutama pada sektor transportasi roda dua.


Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik harus berjalan beriringan dengan kesiapan infrastruktur energi agar masyarakat mendapatkan kemudahan akses terhadap layanan pengisian daya maupun penukaran baterai.


"Melalui kolaborasi lintas BUMN ini, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan unit kendaraannya saja, tetapi juga didukung oleh ekosistem energi yang andal, mudah diakses, dan merata di berbagai wilayah," ujar Eko Ricky.


Dalam kolaborasi tersebut, Pertamina Patra Niaga akan berfokus pada pengembangan infrastruktur hilir dengan mengoptimalkan jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta berbagai titik ritel strategis perusahaan.


Fasilitas tersebut nantinya dapat diintegrasikan dengan layanan pengisian daya dan penukaran baterai motor listrik. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.


Pertamina Patra Niaga juga terus mengembangkan konsep Green Energy Station (GES) sebagai bagian dari transformasi SPBU menuju pusat layanan energi yang lebih ramah lingkungan.


Hingga saat ini, sebanyak 837 SPBU Pertamina telah dikembangkan menjadi Green Energy Station. Dari jumlah tersebut, tersedia 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik, termasuk sepeda motor listrik.


Eko menegaskan, pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk kesiapan perusahaan dalam membangun infrastruktur energi masa depan yang terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat.


"Transformasi SPBU menjadi Green Energy Station melalui penyediaan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai ini merupakan wujud nyata kesiapan kami dalam menghadirkan ekosistem energi masa depan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat," ungkapnya.


Lebih jauh, sinergi Pertamina Patra Niaga, PLN, dan Len Industri diharapkan menjadi salah satu penggerak percepatan kemandirian industri kendaraan listrik nasional.


Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk memperluas infrastruktur pendukung, tetapi juga memperkuat rantai industri kendaraan listrik dalam negeri, mulai dari pengembangan komponen lokal, manufaktur, teknologi baterai hingga layanan purnajual.


Program Motor Listrik Nasional sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk membangun industri kendaraan listrik roda dua yang mandiri, kompetitif, dan memiliki daya saing global.


Pengembangan ekosistem tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan emisi karbon dari sektor transportasi serta mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.


Eko Ricky optimistis kolaborasi antarbadan usaha milik negara tersebut akan memberikan kontribusi nyata bagi masa depan industri kendaraan listrik Indonesia.


"Melalui kolaborasi strategis antar-BUMN ini, kami optimistis ekosistem kendaraan listrik nasional tidak hanya sekadar tumbuh, tetapi benar-benar mandiri dan berdaya saing global demi masa depan energi Indonesia yang lebih bersih," pungkasnya.


Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas, Pertamina Patra Niaga berharap pemanfaatan kendaraan listrik semakin berkembang dan menjadi pilihan mobilitas masyarakat yang efisien, modern, serta ramah lingkungan.** ( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar