Warga "Resah" Limbah PT. RCO Ganggu Kenyamanan Warga ,Disperindag, Pertamina dan Polisi Segera Bertindak | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Warga "Resah" Limbah PT. RCO Ganggu Kenyamanan Warga ,Disperindag, Pertamina dan Polisi Segera Bertindak

Rabu, 14 Februari 2018 | 20:17 WIB
RIAUANTARA |PEKANBARU , -- Keberadaan sebuah perusahaan diharapkan dapat menunjang perekonomian warga sekitar dan juga dapat menjaga lingkungan di daerah operasionalnya dari dampak produksi perusahaan itu sendiri.

Ternyata apa yang disebutkan diatas tidak demikian dengan terhadap perusahaan pengolahan limbah Ban bekas ini yang dikelola oleh PT.Rumber Comfod Oil ( RCO ) yang terletak di kelurahan lembah Damai kecamatan Rumbai pesisir. Justru keberadaan perusahaan itu saat ini sudah membuat masyarakat mulai terganggu .

Hal ini dikatakan Warsito selaku ketua RT setempat Kepada Riauantara.com ,Seperti disampaikan Warsito," banyaknya warga yang mengeluhkan keberadaan perusahaan ini kepada saya dikarenakan limbah dibuang sembarangan ke aliran anak sungai di lokasi perusahaan dan asap produksi yang sangat mengganggu masyarakat yang berada dilingkungan sekitar .Dan hal ini pernah dilaporkan ke pihak perusahaan namun sepertinya kurang ditanggapi oleh pihak perusahaan nya bang"ujar Warsito.(14/02/2018) .

Menurut nya lanjut Warsito,  jauh lebih baik PT.RCO itu hengkang dari daerah kami , kalau limbah asap ini tidak diperbaikinya dan  hanya akan menimbulkan masalah saja di daerah kami seperti kesehatan dalam jangka lama. 

Saat disinggung apa yang diproduksi PT.RCO Warsito menjelaskan bahwa perusahaan itu di duga adalah minyak penggantian solar yang diolah dari Ban bekas dan oli kotor. 

 Terkait keberadaan perusahaan PT.Rumber Comfod Oil ( RCO ) ini tentu diharapkan pemerintah dalam hal ini Disperindag,pihak kepolisian dan Pertamina harus menindak lanjuti temuan ini,apakah PT.RCO ini berkompeten dalam memproduksi minyak sendiri ? Dan apakah amdal dari PT.RCO ini sudah sesuai sebagai mana mestinya.
Reporter       : Jimmy
Publis      ‎        : M.Kahfi

Bagikan:

Komentar