|
Menu Close Menu

15 Anak Buah Mucikari Prostitusi Online di Blitar Adalah Berprofesi LC

Friday, March 8, 2019 | 16:38 WIB
RIAUANTARA.CO | Belitar , - Muncikari prostitusi online di Blitar ternyata punya anak buah sebanyak 15 orang. Mereka semua berprofesi sebagai pemandu lagu (LC) di beberapa tempat karaoke di Blitar.

Namun karena 8 tempat karaoke itu ditutup oleh Pemkot Blitar, akhirnya para LC meminta sang muncikari mencarikan pelanggan lewat media sosial. 

"Pengakuan tersangka, dia punya anak buah sebanyak 15 orang. Semua wanita dewasa yang berprofesi sebagai pemandu lagu atau LC," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi Jumat (8/3/2019) tadi.

Melalui grup tertutup di FB, Reza Satya Angga Prama Putra menawarkan para LCitu bisa menemani calon pelanggan sesuai tarif dan tempat yang diinginkan. Biasanya, sekali transaksi Reza menawarkan seharga Rp 1,5 juta. Dari hasil itu, warga Jalan Bromo, Kepanjenkidul, Kota Blitar itu akan mengambil untung Rp 600 ribu. Sisanya Rp 900 ribu baru diberikan kepada LCyang dibooking pelanggan. 

"Tersangka mengaku, baru kali ini menawarkan anak di bawah umur itu. Anak-anaknya hanya dua katanya, yang 15 itu wanita dewasa semua," tutur dia sebagai mana dilansir dari detiknews.com.

Berbeda dengan wanita dewasa, untuk kedua anak dibawah umur ini Reza menawarkan seharga Rp 4 juta. Masing-masing anak ditawarkan Rp 2 juta. 

Prostitusi online melalui medsos ini diduga sudah ada selama satu tahun terakhir. Karena dari pantauan tim cyber troop, grup tertutup ini telah dibuat sejak awal 2018 lalu. (RAC/TON)
Bagikan:

Komentar