|
Menu Close Menu

Rutan Siak Tak Bisa Dipakai Lagi, 31 Tahanan Belum Ditemukan

Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:39 WIB
RIAUANTARA.CO | SIAK Pasca kerusuhan yang menghanguskan Rutan Siak , suasana Sabtu pagi (11/5/2019) mulai mereda. Kemarahan ratusan tahanan yang memuncak sejak Jum'at malam sudah diatasi petugas gabungan dari kepolisian dan TNI serta pegawai Rutan.

Hanya saja saat ini Rutan yang berada di jantung Kabupaten Siak itu tak bisa lagi digunakan. Nyaris semua bangunan rata dengan tanah karena dilalap api sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Menurut Kapolres Siak Ajun Komisaris Besar Ahmad David, bangunan Rutan yang tersisa hanya blok tahanan. Sisanya seperti kantin, ruang besuk dan tunggu serta administrasi ludes terbakar.

"Kantor pegawai habis terbakar, begitu juga dengan mushalla, gak bisa dipakai lagi," sebut David.

David menjelaskan, pihaknya kini fokus membersihkan puing-puing bangunan. Tak hanya dilakukan petugas pemadam dan pegawai Rutan, pembersihan juga melibatkan Brimob.

"Selain itu kami fokus menyelamatkan aset yang bisa diselamatkan, mengamankan tahanan yang ada," sebut David.

Tak hanya mengamankan tahanan dan narapidana, polisi juga berusaha menampung aspirasi mereka yang selama ini mengaku selalu dipukul dan diperlakukan tak wajar oleh sipir.

"Yang penting tenang dulu, saat ini tahanan dikumpulkan di lapangan Rutan," kata David.

Menurut David, ratusan tahanan juga dievakuasi ke Polres Siak dan Gedung Maharatu milik Pemerintah Kabupaten Siak. Para tahanan ini nantinya dipindahkan ke sejumlah lokasi.

"Selain itu juga fokus mencari puluhan tahanan yang kabur, setiap Polsek sudah diperintahkan mencari," ucap David.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Riau, M Diah, menyebut ratusan tahanan di Rutan Siak sebagiannya akan dipindahkan ke Rutan Pekanbaru, Rengat dan Lapas Bengkalis.

"Keseluruhan tahanan akan dievakuasi untuk sementara menjelang perbaikan Rutan di sini," ucap Diah.

Diah menjelaskan, Rutan Siak sebelum kerusuhan dihuni oleh 648 tahanan dan narapidana. Selanjutnya kerusuhan membuat puluhan tahanan kabur dan masih dicari hingga sekarang.

"Saat ini masih ada 31 yang dicari," ucap Diah.**/suk
Bagikan:

Komentar