|
Menu Close Menu

Suwandi, Kadis DLH Berharap Jadikan MTQ Sebagai Ajang ukwah Islamiah

Tuesday, July 30, 2019 | 21:25 WIB

Riauantara.co | Rokan Hilir - Pawai Taaruf Menyambut MTQ ke 16 Tahun 2019. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir dibawah kepemimpinan Swandi. S sos Juga Ikut Meramaikan Pawai Taaruf MTQ ke 16 Kabupaten Rokan Hilir. 

Tampak dalam Barisan Dinas Lingkungan Hidup,  jumlah peserta 250 Orang   yang sedang Melewati Podium singgasana Kehormarmatan dan tenda Undangan Depan kantor BPKAD Rohil Jalan Merdeka Kecamatan Bangko Yang Diisi Oleh Sekda Rohil, Ketua DPRD Rohil, Kasi Intelijen Kejari Rohil Fakhan Junaedi, SH, Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais  SH. MH. Serta para Pejabat tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir Selasa (30/07/2019).

Dalam gelar acara ini ada yang Menarik Dalam Barisan DLH dimana Dibarisan Staf Perempuan Membawa Bingkisan, Dan Sebelum Melewati Podium kehormatan Staf Yang beriringan membawa Bingkisan Untuk diserahkan Kepada Tamu kehormatan, disingasana Podium kehormatan tersebut.

Dikonfirmasi Kadis DLH SUWAANDI S sos "Bahwa DLH ikut Berpartisipasi Dalam MTQ ke 16 Tahun 2016 . Sebagai mana kita ketahui MTQ ke 16 Adalah MTQ Yang bisa artikan Sebagai Memupuk islamiah serta Ukhwah Islamiyah ,jelasnya.

MTQ wahana Mencetak generasi yang memcintai alquran generasi yang mencintai dan mengamalkan alquran serta mampu memposisikan diri agar perubahan dalam segala bidang kehidupan Bermasyarakat.

Suwandi S sos juga berpesan selamat bertanding para Khafilah dari seluruh kecamatan yang mengikuti kompetensi dan diharapkan para pemenang nantinya bisa mengikuti MTQ tingkat Propinsi maupun Tingkat nasional. kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultural masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ ke 16 senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat kegiatan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah harapnya.

Kegiatan MTQ jangan hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata, tetapi mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nila Ali Qurani, Pungkasnya.
(M Harahap)
Bagikan:

Komentar