|
Menu Close Menu

Berita Proyek Pengerjaan Jalan Menju Kantor Camat Tanah Putih, Rohil, Simpang Siur

Kamis, 06 Februari 2020 | 18:01 WIB

Rokan Hilir,_ Pengerjaan proyek peningkatan mutu jalan jalur dua dari simpang sholah menuju Kantor camat Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, rampung.

Rampungnya pekerjaan itu ditengah publik menuai berbagai kontraversial pemberitaan dari berbagai media. riauantara.co pada edisi Kamis 30/01/20 yang menyoroti tentang pertanyaan salah seorang Nara sumber Dairi Tambusai bahwa pengerjaan proyek yang tidak adanya terpasang papan plang.

Proyek tanpa papan plang ini merupakan tindakan pembodohan terhadap masyarakat. bahan- bahan proyek sudah masuk, papan plangnya mana" ? Kata Dairi. Pertanyaan di pemberitaan media sosial online itu seperti mendapat tanggapan dan jawaban dari media lain.

Sebagaimana yang di langsir dari media wasiatriau.com terbitan 03/02/20, yang dituliskan sebagai berikut: Pekerjaan proyek yang mendapat sorotan publik, hanya karena tidak memasang papan plang proyek, sehingga ada beberapa media yang melangsir berita jalan ini beberapa hari lalu." Rilis wasiatriau.com.

Dalam ekspos wasiatriau.com itu lagi dituliskan juga tanggapan nara sumber Camat Tanah Putih Ramlan SSos. mengatakan bahwa jalan tersebut di kerjakan dari dana APBD kabupaten Rokan Hilir yang di kerjakan oleh salah seorang kontraktor dari Desa Tanjung Medan, yang mengerjakan perbaikan jalan tersebut hanya satu minggu di penghujung bulan Januari 2020 ini".Tulis wasiatRiau.com.

Sementara itu infoRohil.com yang menayangkan berita terkait dengan proyek jalan jalur 2 tersebut pada Rabu 05/02/20, didapati pernyataan ketidak tahuan Kepala Kelurahan Banjar 12 Kecamatan Tanah Putih, Amirza. "Tidak ado Laporan doh, tak ado sikitpun tau menahu soal itu," ungkap Amirza.

Terlepas dari itu media online InfoRohil.com yang pada berita yang berjudul lurah Amirza kaget, tak tahu asal usul perbaikan jalan jalur 2 Banjar 12, juga melakukan konfirmasi dengan Muhammad Yani alias Rory PPTK Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir saat dikonfirmasi menjelaskan, perbaikan jalan itu dikarenakan sudah banyak masyarakat yang mengeluh akibat banyaknya lobang dijalan tersebut. "Untuk anggaran jelas Rory, bukan berasal dari anggaran APBD Rohil." Dijelaskannya.

Jelas Rory, bukan berasal dari anggaran APBD Rohil. Perbaikan itu menggunakan anggaran pribadi. Namun secara rinci Rory tidak menjelaskan anggaran pribadi dari masing-masing pegawai dinas PUTR atau sebagainya.

"Jalan rusak, pengguna jalan banyak ngeluh. Jadi kami atasi dulu. Kami yang mengakalinya dulu karena itu sudah jadi kewajiban kami jalan rusak langsung ditindak lanjuti. Itulah yang kami tanggung demi kepentingan masyarakat," paparnya.

Namun yang di sayangkan berita wasiatriau.com menjelaska setelah konfirmasi dengan Camat Tanah Putih Ramlan S Sos bahwa anggaran dana APBD Rohil.

Dengan demikian maka jelaslah bahwa proyek tersebut pengerjaannya rampung dengan menyisakan informasi yang simpang siur.

Permasalahannya, untuk peningkatan mutu jalan yang menjadi harapan masyarakat itu dapat lah di beri acungan jempol,.

Akan tetapi sayangnya tidak transparansinya sumber dana proyek tersebut dikhawatirkan memberi celah pada terbukanya ladang dugaan korupsi.
(M Harahap)
Bagikan:

Komentar