Simulasi Layanan Kunjungan Tatap Muka Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pekanbaru , Kalapas Berikan Arahan | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Simulasi Layanan Kunjungan Tatap Muka Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pekanbaru , Kalapas Berikan Arahan

Kamis, 07 Juli 2022 | 16:40 WIB




RIAUANTARA.CO.|PEKANBARU -- Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru melakukan kegiatan simulasi pelayanan kunjungan keluarga warga binaan pemasyarakatan Pada Kamis Pagi (07/07).  Kegiatan ini dilaksanakan secara sitematis mulai dari pengunjung yang datang untuk mengambil kartu antrian, kemudian petugas mengarahkan untuk scan barcode peduli lindungi dan melakukan pengecekan suhu tubuh.


Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru ketika layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan pemasyarakatan tersebut sudah di buka  baik dari segi sarana dan prasarana maupun kesiapan sumber daya manusia ( SDM ) petugas. 


Sebelum kegiatan ini di mulai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru, Sapto Winarno memberikan arahan singkat kepada  semua  petugas yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut dalam arahannya Sapto menyampaikan “Saya Berharap Kegiatan Simulasi Layanan Kunjungan Tatap Muka Ini di Laksanakan dengan Baik, setiap petugas yang sudah di tunjuk agar stand by di posnya masing masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya” ucap Sapto.


Setiap petugas juga harus menyampaikan informasi dengan baik dan benar kepada pengunjung atau keluarga warga binaan pemasyarakatan. Setiap pengunjung harus menscan barcode pada aplikasi Peduli Lindungi atau menunjukkan kartu vaksin dan hasil rapid test. Bila pengunjung belum melaksanakan rapid  test  maka Lapas Kelas II A Pekanbaru menyediakan Layanan Rapid Test yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Madani yang biayanya langsung di serahkan kepada pihak rumah sakit. sambung Sapto.


Hal ini perlu di sampaikan kepada pengunjung agar tidak terjadi kekeliruan dan kesalahpahaman dari mereka sekaligus untuk menghilangkan asumsi bahwa terjadi pungli ( pungutan liar ) di Lapas Kelas II A Pekanbaru, mengingat sudah lama tidak di bukanya layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan selama masa pandemi dan sekarang mulai di buka kembali tentunya warga binaan dan keluarganya sudah rindu ingin bertemu. tutup Sapto.(ril)


Bagikan:

Komentar