Cabuli Anak Dibawah Umur, Ayah Tiri Bejat Meringkuk Di Balik Jeruji Besi Polres Rohil | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Cabuli Anak Dibawah Umur, Ayah Tiri Bejat Meringkuk Di Balik Jeruji Besi Polres Rohil

Selasa, 20 September 2022 | 15:32 WIB




Rokan Hilir (Riauantara.co) -  Seorang ayah tiri bejat, cabuli anak tirinya yang masih berusia 12 tahun berakhir dengan jeruji besi sel tahanan di Satreskrim Polres Rokan Hilir Polda Riau. Sabtu 17 September 2022. Sekira Pukul 20.00 WIB.


Perlakuan bejat laki-laki berinisial DW (49) terhadap anak tirinya yang masih pelajar yang terjadi pada Jum'at 16/9/ 2022, di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir ini tak dapat diterima Abang kandung korban berinisial S. (31) dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Rokan Hilir 


Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SIK MSi yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH Selasa (20/9/2022) membenarkan adanya Pengungkapan perkara Dugaan Tindak Pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.


Telah menerima Laporan Polisi sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur," Ungkap AKP Juliandi.


Awalnya Pelapor ini mendapat informasi dari saksi saudari DS bahwa korban ada chatingan dan foto yang tidak senonoh atau tidak baik (foto korban tanpa pakaian) di lihat di hp korban dengan terlapor. 


Kemudian pelapor membawa terlapor ke rumah korban, dan terlapor langsung mengakui perbuatannya telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap korban, setelah mendengar pengakuan terlapor, kemudian pelapor langsung membawa terlapor ke polres rokan hilir untuk di proses lebih lanjut," kata Kasi Humas Polres Rohil ini.


Dan untuk barang bukti yang dibawa berupa, 1 unit handphone merek vivo y 12. dan 1 stel pakaian korban. Sementara itu tersangka kasus ini dijerat dengan Pasal 76D jo pasal 81 Ayat (3 )Jo pasal 76E Jo pasal 82 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," paparnya.


Sumber  : rilis humas polres (M HRP)

Bagikan:

Komentar

ads