Ulama Tuanku Nasril Bandaro Mudo Mendorong dan Mengajak Terciptanya Pemilu Damai 2024 di Sumbar | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Ulama Tuanku Nasril Bandaro Mudo Mendorong dan Mengajak Terciptanya Pemilu Damai 2024 di Sumbar

Selasa, 24 Oktober 2023 | 13:53 WIB




RIAUANTARA.CO | PADANG PARIAMAN - ULama sekaligus Pembina Pondok Pesantren Dinul Ma'ruf di Kabupaten Padang Pariaman Tuanku Nasril Bandaro Mudo mendorong dan mengajak terciptanya Pemilihan Umum Damai 2024 di Sumatera Barat akhir-akhir ini. Kepada media ia menegaskan beberapa pandangan serta himbauan kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Sumatera Barat.


"Untuk bersama-sama menjaga dan mewujudkan pemilu damai 2024 demi terjaganya stabilitas Harkamtibmas," jelasnya.


Sehubungan dengan hal tersebut, katanya, komitmen menciptakan Pemilu Damai 2024 tersebut, tidak hanya merupakan bentuk  kepedulian terhadap perkembangan politik ditanah air namun juga didasari atas rasa tanggung jawab beliau selaku tokoh agama di Ranah Minang.


Disamping itu, Tuanku Nasril Bandaro Mudo juga menegaskan bahwa beliau menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk kembali ke titah negara.


"Kepada semua lapisan masyarakat di Sumatera  Barat untuk kembali ketitah bernegara yakni dengan mengamalkan  UUD 45, Pancasila serta Bhinneka tunggal ika agar bangsa ini terhindar dari perpecahan," himbaunya.


"Diharapkan kepada seluruh anak bangsa dalam berpolitik tetap mengedepankan budaya santun, saling menghormati dan menghargai agar sendi-sendi kehidupan demokrasi dapat berjalan sebagaimana mestinya," harap Tuanku Nasril Bandaro Mudo.


Penegasan tersebut disampaikan oleh Tuanku Nasril Bandaro Mudo, karena menurut pandangan beliau saat ini, telah muncul tanda-tanda, gejala-gejala  perpecahan dalam bentuk isu. 


"Isu tersebut berkembang di masyarakat baik dalam bentuk politisasi agama maupun propaganda  yang tentunya kalau tidak segera diminimalisir tentu dapat memecah persatuan dan kesatuan serta tali silaturahmi, yang pada akhirnya akan berdampak terhadap tatanan sosial budaya, politik, ekonomi maupun keamanan," pungkasnya.(ril)

Bagikan:

Komentar