Proyek Flyover Garuda Sakti, Pembebasan Lahan Dimulai Tahun Ini, Pembangunan Ditarget 2027 | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Proyek Flyover Garuda Sakti, Pembebasan Lahan Dimulai Tahun Ini, Pembangunan Ditarget 2027

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:46 WIB
Pemerintah Provinsi Riau memastikan kesiapan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti (Simpang Panam) di Kota Pekanbaru pada tahun 2026.
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau memastikan kesiapan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti (Simpang Panam) di Kota Pekanbaru pada tahun 2026. Langkah ini menjadi tahapan penting sebelum dimulainya konstruksi fisik jembatan layang oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan bahwa urusan pembebasan lahan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, sementara pelaksanaan pembangunan flyover sepenuhnya akan dikerjakan oleh pemerintah pusat.

"Tahun ini kita sudah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan Flyover Simpang Panam. Ini menjadi kunci agar proyek strategis ini bisa segera berjalan," ujar SF Hariyanto, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut sebenarnya telah rampung disusun oleh Kementerian PU. Namun, proses pembangunan belum bisa dimulai karena masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan.

"DED sudah selesai. Insya Allah, peletakan batu pertama bisa dilakukan pada awal 2027 dan ditargetkan rampung di tahun yang sama," katanya.

Karena itu, sepanjang 2026 Pemprov Riau akan memfokuskan upaya pada proses pengadaan dan pembebasan lahan di sekitar kawasan Simpang Panam agar tidak menghambat jadwal pembangunan.

Plt Gubernur juga mengungkapkan adanya penyesuaian desain yang diminta kepada Kementerian PU. Tujuannya agar bentang elevasi flyover tidak terlalu panjang sehingga kebutuhan lahan bisa ditekan.

"Kami minta desainnya disesuaikan supaya tidak terlalu panjang. Kalau terlalu panjang, kebutuhan lahan bertambah dan biaya pembebasannya juga semakin besar," jelasnya.

Untuk mempercepat proses ini, ia telah menginstruksikan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau membentuk tim khusus yang melibatkan berbagai instansi terkait guna mengawal pembebasan lahan agar berjalan lancar dan tepat waktu.
Bagikan:

Komentar