![]() |
| Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah merampungkan seluruh pedoman, mekanisme, serta jadwal pendaftaran bagi bakal calon. |
Pekanbaru, riauantara.co | Tahapan pemilihan Ketua Umum KONI Riau periode 2026–2030 resmi memasuki babak awal. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah merampungkan seluruh pedoman, mekanisme, serta jadwal pendaftaran bagi bakal calon yang ingin memimpin dunia olahraga Riau dalam lima tahun ke depan.
Aktivitas pendaftaran dipusatkan di Sekretariat TPP KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Untuk memudahkan akses, TPP juga menyediakan fasilitas pengunduhan berkas pendaftaran secara daring melalui laman resmi www.koniriau.org, sehingga calon peserta dapat menyiapkan dokumen lebih awal.
Ketua TPP Pemilihan Ketua Umum KONI Riau, Khairul Fahmi, menjelaskan bahwa masa pendaftaran bakal calon dibuka mulai 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Rentang waktu tersebut menjadi kesempatan bagi figur-figur terbaik olahraga Riau untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi strategis ini.
"Seluruh tahapan sudah kami susun secara rinci dan terbuka, mulai dari pengambilan berkas, pendaftaran, hingga pengembalian dokumen. Prinsip kami jelas, proses harus berjalan transparan, tertib, dan akuntabel," ujar Khairul Fahmi, dilansir, Kamis (15/1).
TPP memperbolehkan pengambilan berkas dilakukan oleh perwakilan dengan surat kuasa. Namun, untuk tahap pengembalian berkas, bakal calon wajib hadir secara langsung tanpa diwakilkan. Aturan ini diterapkan sebagai bentuk penegasan komitmen dan keseriusan calon dalam mengikuti seluruh proses pemilihan.
Sementara itu, terkait penentuan nomor urut, TPP memastikan tidak ada ruang persepsi keberpihakan. Nomor urut bakal calon akan ditentukan melalui pencabutan undian, bukan berdasarkan urutan pendaftaran maupun abjad.
Setelah berkas dikembalikan, tahapan selanjutnya adalah verifikasi dan evaluasi administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 3–10 Februari 2026. Menurut Khairul, waktu tersebut disiapkan agar seluruh persyaratan dapat ditelaah secara menyeluruh dan objektif.
"Hasil verifikasi akan kami rangkum dalam laporan tertulis pada 11 Februari 2026, untuk kemudian disampaikan kepada Ketua Umum KONI Riau sebagai bagian dari persiapan Musorprov," jelasnya.
Puncak rangkaian pemilihan akan berlangsung pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau yang dijadwalkan pada 14–15 Februari 2026. Forum inilah yang akan menentukan sosok Ketua Umum KONI Riau periode 2026–2030.
"Kami menjadwalkan Musorprov sebelum Ramadan agar seluruh agenda dapat berjalan optimal. Kami juga berharap dukungan media untuk membantu menyosialisasikan setiap tahapan kepada publik," tambah Khairul Fahmi yang juga menjabat Wakil Ketua I KONI Riau.
TPP menegaskan bahwa proses ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki rekam jejak di organisasi olahraga, integritas tinggi, serta komitmen kuat untuk memajukan prestasi olahraga di Bumi Lancang Kuning.


Komentar