Jelang Imlek, Harga Ayam dan Telur di Pekanbaru Mulai Bergerak | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Jelang Imlek, Harga Ayam dan Telur di Pekanbaru Mulai Bergerak

Senin, 16 Februari 2026 | 15:47 WIB
Menjelang perayaan Imlek, harga ayam potong dan telur ayam di Kota Pekanbaru mulai mengalami penyesuaian (foto ilustrasi)
Pekanbaru, riauantara.co | Menjelang perayaan Imlek, harga ayam potong dan telur ayam di Kota Pekanbaru mulai mengalami penyesuaian. Para pedagang di pasar tradisional menyebut lonjakan permintaan sebagai faktor utama yang mendorong pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan di Pasar Lima Puluh, harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Salah seorang pedagang, Dayat (38), mengatakan harga masih tergolong stabil, meski permintaan mulai meningkat.

"Sekarang masih Rp35 ribu per kilo. Pembeli mulai ramai karena Imlek dan puasa sudah dekat, jadi stok juga lebih cepat habis," ujarnya, Senin (16/02/2026).

Menurutnya, kenaikan harga biasanya terjadi secara bertahap mengikuti kondisi pasokan dari distributor. Ia pun berupaya menjaga harga tetap terjangkau agar pelanggan tidak beralih ke tempat lain.

"Kalau dari pemasok naik, tentu kami ikut menyesuaikan. Tapi semoga tidak melonjak terlalu tinggi, karena kalau mahal pembeli bisa berkurang," tambahnya.

Tak hanya ayam potong, harga telur ayam juga menunjukkan kenaikan. Ridho (30), pedagang telur di pasar yang sama, menyebut harga kini mencapai Rp55 ribu per papan isi 30 butir, atau Rp2 ribu per butir untuk pembelian satuan.

"Minggu lalu masih Rp52 ribu per papan. Sekarang sudah Rp55 ribu, mungkin karena permintaan mulai banyak beberapa hari ini," jelasnya.

Kondisi serupa juga terpantau di Pasar Tangor. Namun, harga ayam potong di pasar tersebut masih sedikit lebih rendah, yakni Rp33 ribu per kilogram.

"Harga masih Rp33 ribu per kilo. Kalau permintaan terus naik, biasanya harga ikut menyesuaikan, tapi kami tetap lihat situasi pasar dulu," kata Kurniawan (45), pedagang ayam setempat.

Untuk komoditas telur, harga di Pasar Tangor bervariasi tergantung ukuran. Susi (49), pedagang telur, menjual telur ukuran kecil Rp48 ribu per papan, sementara ukuran besar mencapai Rp53 ribu per papan.

"Pembeli biasanya pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Yang kecil lebih murah, yang besar sedikit lebih mahal," tuturnya.
Bagikan:

Komentar