Jelang Ramadan, BBPOM Pekanbaru Perketat Pengawasan Pangan di Pasar hingga Ritel | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Jelang Ramadan, BBPOM Pekanbaru Perketat Pengawasan Pangan di Pasar hingga Ritel

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:05 WIB
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran pangan di berbagai jalur distribusi.
Pekanbaru, riauantara.co | Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran pangan di berbagai jalur distribusi.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin produk yang beredar di masyarakat tetap aman, bermutu, dan layak dikonsumsi di tengah meningkatnya kebutuhan pangan selama Ramadan.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, menyampaikan bahwa fokus pengawasan akan menyasar seluruh rantai distribusi, mulai dari importir, distributor, hingga pelaku usaha ritel seperti swalayan, minimarket, dan toko-toko.

"Kami akan melaksanakan intensifikasi pengawasan pangan di seluruh sarana distribusi, baik importir, distributor, swalayan, minimarket, maupun toko-toko. Ini sebagai upaya memastikan produk pangan yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi," ujar Alex Sander, Kamis (12/2).

Tidak hanya di jalur distribusi, BBPOM Pekanbaru juga akan menaruh perhatian khusus pada pangan takjil yang banyak dijajakan selama Ramadan. Pengawasan akan dilakukan dengan cara pengujian langsung di lokasi penjualan menggunakan mobil Laboratorium Keliling.

"Khusus untuk takjil, kami akan melakukan pengawasan dengan pengujian langsung di lokasi penjualan menggunakan mobil Laboratorium Keliling. Dengan cara ini, hasil uji dapat diketahui secara cepat," jelasnya.

Melalui langkah tersebut, BBPOM berupaya mendeteksi sejak dini kemungkinan penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna yang tidak diperbolehkan dalam pangan.

Selain itu, para pelaku usaha juga diingatkan agar memastikan seluruh produk yang dijual telah memenuhi ketentuan keamanan pangan.

BBPOM Pekanbaru berharap, dengan pengawasan yang diperketat ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
Bagikan:

Komentar