Pekanbaru, riauantara.co – Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) akan menggelar Kenduri Anak Pekan bertepatan dengan pelantikan pengurus IPP masa bakti 2025–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini dikemas sebagai pesta rakyat yang menghadirkan beragam acara budaya, sosial, dan ekonomi kreatif untuk masyarakat Kota Pekanbaru.
Ketua Umum IPP terpilih, Muflihun, S.S.T.P., M.A.P, menyampaikan bahwa Kenduri Anak Pekan dirancang sebagai ruang kebersamaan antara organisasi dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, IPP ingin menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebudayaan lokal yang hidup di tengah masyarakat Pekanbaru.
“Insya Allah, berbagai acara spektakuler akan kami sajikan untuk masyarakat. Mulai dari Pesona Busana Melayu, bazar UMKM, kegiatan donor darah yang sedang berlangsung, hingga beragam perlombaan menarik lainnya,” ujar Muflihun dalam keterangan pers, Kamis (5/2/2026).
Tak hanya itu, Kenduri Anak Pekan juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Nusantara. Pengunjung dapat menyaksikan penampilan Barongsai, Reog, serta ragam atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang dikemas dalam suasana meriah dan inklusif.
“Acara ini kami persembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Pekanbaru, agar masyarakat bisa menikmati hiburan dan kebahagiaan secara gratis,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muflihun juga mengajak seluruh putra-putri Pekanbaru untuk bergabung dan berkontribusi bersama IPP. Menurutnya, IPP merupakan organisasi yang terbuka dan inklusif, tanpa membedakan latar belakang suku maupun asal-usul.
“IPP tidak melihat siapa dia dan dari suku apa. Siapa pun yang tinggal di Kota Pekanbaru dipersilakan untuk bergabung dan berproses bersama,” tegasnya.
Ke depan, IPP berkomitmen membuka ruang keanggotaan secara luas hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan RT dan RW, sebagai bagian dari upaya membangun generasi putra-putri Pekanbaru yang maju, berdaya saing, dan aktif dalam berbagai program kemasyarakatan.
Dengan konsep pesta rakyat dan semangat persatuan, Kenduri Anak Pekan diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran generasi muda dalam menjaga budaya, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong pembangunan Kota Pekanbaru yang berkelanjutan.**(RH/RED)


Komentar