Pemko Pekanbaru Masih Beri Tenggat, Pasar Induk Soekarno Hatta Belum Siap Beroperasi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Pemko Pekanbaru Masih Beri Tenggat, Pasar Induk Soekarno Hatta Belum Siap Beroperasi

Senin, 09 Februari 2026 | 13:51 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih memberikan waktu tambahan kepada pihak pengelola untuk menuntaskan pembangunan Pasar Induk yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru.
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih memberikan waktu tambahan kepada pihak pengelola untuk menuntaskan pembangunan Pasar Induk yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru. Hingga kini, proyek tersebut dinilai belum sepenuhnya siap untuk memasuki tahap operasional.

Sejumlah fasilitas pendukung masih belum memenuhi standar yang diharapkan. Kondisi ini membuat Pemko belum bisa memberikan lampu hijau untuk pemanfaatan pasar tersebut dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengungkapkan bahwa hasil peninjauan terakhir menunjukkan masih terdapat berbagai kekurangan, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

"Saat ini Pasar Induk masih dalam tahap persiapan. Dari hasil pengecekan di lapangan, kami melihat ada beberapa sarana penunjang yang belum sesuai dengan yang diharapkan," ujar Iwan, Senin (9/2).

Ia menambahkan, hingga sekarang pihak pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB), juga belum menyampaikan kepastian mengenai batas waktu penyelesaian seluruh pekerjaan yang masih tersisa.

Meski demikian, Pemko Pekanbaru masih memberikan kesempatan kepada perusahaan tersebut untuk melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan sebelum pasar benar-benar bisa difungsikan.

"Kami belum menerima komitmen waktu penyelesaian. Namun, Pemko masih memberi ruang kepada PT ARB karena memang masih ada sejumlah hal teknis dan administrasi yang belum mereka siapkan," jelasnya.

Iwan merinci, dari sisi teknis, yang perlu dibenahi meliputi kelengkapan sarana dan prasarana pendukung aktivitas pasar. Sementara dari aspek administrasi, masih ada sejumlah dokumen pengelolaan yang belum dipenuhi secara menyeluruh.

Disperindag berharap PT ARB dapat segera menuntaskan seluruh kekurangan tersebut. Dengan begitu, Pasar Induk diharapkan bisa segera beroperasi dan berkontribusi dalam memperlancar distribusi komoditas sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di Kota Pekanbaru.
Bagikan:

Komentar