![]() |
| Pemerintah Provinsi Riau resmi memulai distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada ratusan ribu masyarakat yang membutuhkan. |
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau resmi memulai distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada ratusan ribu masyarakat yang membutuhkan. Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan sejumlah pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Ia menyebutkan, sebanyak 597.998 warga di seluruh Riau telah terdata sebagai penerima manfaat bantuan tersebut.
"Penyaluran bantuan ini kita mulai hari ini untuk hampir 600 ribu masyarakat yang membutuhkan di seluruh Provinsi Riau," ujarnya saat acara peluncuran di Gudang Bulog Jadi Rejo, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok penting. Setiap kepala keluarga akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Menurutnya, jumlah tersebut cukup signifikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
"Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Ini tentu sangat membantu meringankan kebutuhan warga," jelasnya.
Lebih lanjut, SF Hariyanto menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mengurangi beban masyarakat kurang mampu. Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat dan Bulog dalam merealisasikan bantuan tersebut.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Riau-Kepri, Dani Satrio, mengungkapkan bahwa tahap awal penyaluran difokuskan di Kota Pekanbaru. Ia memastikan distribusi dilakukan secara terstruktur agar berjalan lancar hingga ke seluruh kabupaten dan kota.
"Penyaluran dimulai dari Pekanbaru dan akan dilakukan bertahap ke daerah lain. Prosesnya melibatkan tim di tingkat kelurahan untuk memastikan bantuan tepat sasaran," terangnya.
Secara keseluruhan, bantuan yang disiapkan dalam program ini mencapai sekitar 11 ribu ton beras dan 2 juta liter minyak goreng untuk dua bulan ke depan. Pemerintah berharap program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.


Komentar