Ekspor Migas Riau Anjlok Tajam, Seret Kinerja Bulanan Februari 2026 | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Ekspor Migas Riau Anjlok Tajam, Seret Kinerja Bulanan Februari 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:26 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada bulan tersebut mencapai US$1,84 miliar atau turun tipis 0,15 persen dibandingkan Februari tahun lalu (foto ilustrasi)
Pekanbaru, riauantara.co | Di tengah pertumbuhan kumulatif ekspor yang masih positif, kinerja ekspor Provinsi Riau pada Februari 2026 justru mengalami tekanan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada bulan tersebut mencapai US$1,84 miliar atau turun tipis 0,15 persen dibandingkan Februari tahun lalu.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengungkapkan penurunan ini dipicu oleh merosotnya ekspor sektor migas secara signifikan.

"Ekspor migas Februari 2026 hanya mencapai US$24,98 juta atau turun 80,01 persen, sementara ekspor nonmigas justru naik 5,66 persen menjadi US$1,81 miliar," jelasnya, Selasa (14/4/2026).

Secara kumulatif, ekspor migas selama Januari hingga Februari 2026 tercatat sebesar US$87,29 juta atau anjlok 63,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penurunan ini disebabkan oleh merosotnya ekspor hasil olahan minyak sebesar 52,41 persen serta penurunan ekspor minyak mentah yang mencapai 89,81 persen.

Tak hanya migas, beberapa komoditas nonmigas juga mengalami kontraksi. Penurunan paling besar terjadi pada komoditas bubur kayu (pulp) yang turun US$92,01 juta atau 27,57 persen.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada produk kimia, kertas dan karton, bahan nabati, buah-buahan, serta serat stapel buatan.

Meski demikian, secara keseluruhan ekspor Riau masih mampu bertahan di zona positif berkat kontribusi kuat sektor nonmigas, khususnya komoditas berbasis kelapa sawit.

Kondisi ini menunjukkan ketergantungan yang cukup tinggi terhadap komoditas tertentu, sekaligus menjadi tantangan bagi diversifikasi ekspor Riau ke depan.
Bagikan:

Komentar