Kapolda DIY Turun Langsung ke Masjid, Tampung Keluhan Warga soal Keamanan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Kapolda DIY Turun Langsung ke Masjid, Tampung Keluhan Warga soal Keamanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:05 WIB



SLEMAN, ( RIAUANTARA.CO ) – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Jumat Keliling. Tak sekadar menjalankan ibadah, kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi warga, mendengar keluhan secara langsung, sekaligus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (16/10/2026) tersebut dipimpin langsung Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi. Sejumlah pejabat utama Polda DIY turut hadir menyambangi masjid-masjid di wilayah Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman.


Masjid yang menjadi lokasi kegiatan meliputi Masjid Al Ikhlas di Jalan Randu, Sanggrahan, Masjid Fatahilah, Masjid Istiqomah di Kaliwaru, serta Masjid Muhajirin di kawasan Perumnas Condongcatur.


Kehadiran jajaran pimpinan Polda DIY di tengah masyarakat tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga.


Melalui pertemuan langsung di lingkungan masjid, masyarakat mendapat kesempatan menyampaikan kritik, harapan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan dan kondisi sosial di wilayah masing-masing.


### Polisi Tak Hanya Hadir Saat Masalah Terjadi

Program Jumat Keliling menjadi salah satu upaya Polda DIY mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, polisi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan berbagai masukan warga terkait potensi gangguan keamanan yang perlu mendapat perhatian.


Pendekatan ini diharapkan mampu membantu kepolisian mengenali persoalan sejak dini, sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Selain itu, komunikasi terbuka juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, Jumat Keliling dan Subuh Keliling merupakan program yang akan dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat.


Menurut Ihsan, program tersebut dirancang agar jajaran Polda DIY maupun polres di wilayah hukumnya dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat, tidak hanya menyampaikan imbauan keamanan, tetapi juga mendengarkan kebutuhan dan harapan warga.


“Jumat Keliling ini menjadi sarana bagi Polda DIY dan Polres jajaran untuk turun langsung menemui masyarakat dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mendengar secara langsung apa yang menjadi keluhan, kebutuhan, maupun harapan masyarakat terkait keamanan di lingkungannya,” ujar Ihsan.


Ia menegaskan, komunikasi langsung merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Sebab, menjaga keamanan bukan semata-mata tugas polisi, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.


### Serap Aspirasi, Bangun Keamanan Bersama

Ihsan menambahkan, keterbukaan komunikasi antara polisi dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat identifikasi persoalan sekaligus membuka peluang penyelesaian melalui kolaborasi.


Dengan mendengar langsung suara warga, kepolisian dapat memperoleh gambaran lebih nyata mengenai kondisi keamanan di lapangan, termasuk persoalan yang membutuhkan penanganan maupun koordinasi dengan pihak terkait.


“Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan berbagai persoalan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk mendengarkan dan membangun kebersamaan dengan masyarakat,” lanjutnya.


Melalui pelaksanaan Jumat Keliling dan Subuh Keliling secara berkelanjutan, Polda DIY berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat. Partisipasi warga pun diharapkan terus tumbuh sehingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat berjalan lebih efektif.


Program ini sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi, keterbukaan, dan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.** ( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar