Perkuat Kualitas Dai, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Gelar Bengkel Da’i Perdana | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Perkuat Kualitas Dai, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Gelar Bengkel Da’i Perdana

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:28 WIB



PEKANBARU, ( RIAUANTARA.CO ) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ittihadul Muballighin (IM) Kota Pekanbaru menggelar Bengkel Da’i perdana sebagai upaya meningkatkan kapasitas pendakwah sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan berwawasan luas.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026), dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Indra Maulana Masadi, S.STP., M.Si.


Bengkel Da’i 2026 menjadi langkah awal kepengurusan DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru dalam menghadirkan program pembinaan dai yang terarah. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berdakwah, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antarlembaga dakwah.


Sejumlah tokoh dan unsur organisasi keagamaan turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPRD Riau H. M. Sumardhany Zirnata, ulama Riau Prof. Dr. H. Ilyas Husti, M.A., pengurus Ittihadul Muballighin tingkat kota dan provinsi, pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Riau dan Pekanbaru, serta para asatiz dari berbagai lembaga dakwah.


Pemko Pekanbaru Dorong Dai Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Dalam sambutannya, Indra Maulana Masadi menyampaikan apresiasi atas kiprah DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru yang turut mengambil peran dalam pembinaan umat melalui kegiatan dakwah.


Menurutnya, lembaga dakwah memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi, membangun kesadaran masyarakat, serta memperluas pemahaman publik terhadap berbagai program pembangunan.


“Kita perlu dukungan berbagai pihak dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi guna mencerahkan masyarakat. Ittihadul Muballighin menjadi salah satu lembaga dakwah yang dapat mengambil peran tersebut,” ujarnya saat membuka kegiatan.


Ia berharap hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan organisasi dakwah dapat terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, pesan-pesan pembangunan diharapkan dapat tersampaikan secara tepat, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Kolaborasi tersebut juga dinilai penting agar para dai tidak hanya berperan dalam pembinaan keagamaan, tetapi turut berkontribusi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.


Sarwan Kelana: Bengkel Da’i Jadi Awal Pembinaan Berkelanjutan

Sementara itu, Ketua Umum DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ustaz Sarwan Kelana, S.Ud., mengatakan bahwa Bengkel Da’i 2026 merupakan program perdana yang digelar oleh kepengurusan DPD IM Kota Pekanbaru.


Ia bersyukur kegiatan tersebut dapat berlangsung lancar dan mendapat dukungan dari pemerintah, narasumber, serta para peserta.


“Alhamdulillah, kegiatan Bengkel Da’i tahun 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini,” kata Sarwan saat diwawancarai sejumlah media.


Alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau itu menjelaskan, Bengkel Da’i dirancang bukan sekadar menjadi forum penyampaian materi, melainkan juga sebagai sarana memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi dakwah, dan mempererat hubungan antarpenceramah dari berbagai latar belakang.


Menurutnya, penguatan kapasitas dai menjadi kebutuhan penting agar dakwah dapat disampaikan secara bijaksana, mencerahkan, serta mampu menjawab tantangan dan dinamika kehidupan masyarakat.


Sarwan berharap kegiatan perdana ini menjadi fondasi bagi pelaksanaan program pembinaan yang berkesinambungan, sehingga kualitas sumber daya manusia di bidang dakwah di Kota Pekanbaru dapat terus meningkat.


Buka Ruang bagi Dai dan Daiyah untuk Bergabung

Sarwan juga menegaskan bahwa DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru terbuka bagi para dai dan daiyah yang ingin bergabung serta berkontribusi dalam pengembangan dakwah di tengah masyarakat.


Ia menilai keterlibatan pendakwah dari beragam latar belakang dapat memperluas jangkauan organisasi sekaligus memperkuat gerakan dakwah yang membawa pesan kebaikan.


“Bagi para peserta Bengkel Da’i yang ingin bergabung menjadi bagian dari Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, insyaallah kami terbuka. Kami berharap semakin banyak ustaz dan ustazah yang bersama-sama berkontribusi dalam mengembangkan dakwah di tengah masyarakat,” jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. H. Hartono, M.Pd., Dr. KH. Irwan Suanto, Lc., M.M., dan Dr. Gamal Abdul Nasir, M.A.


Materi yang disampaikan diharapkan dapat memperkaya pengetahuan, memberikan perspektif baru, serta meningkatkan motivasi para peserta dalam menjalankan peran sebagai pendakwah di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber, serta pemberian sertifikat kepada peserta yang mengikuti pelatihan.


Melalui Bengkel Da’i perdana ini, DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru berharap dapat memperkuat kualitas para dai sekaligus membangun jejaring dakwah yang lebih solid. Ke depan, organisasi ini juga berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat demi menghadirkan dakwah yang mencerahkan, inklusif, dan bermanfaat bagi umat.**


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar