Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Gubuk Pantai Pandansimo Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Gubuk Pantai Pandansimo Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:35 WIB



BANTUL, ( RIAUANTARA.CO ) – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di kawasan Pantai Pandansimo, Dusun Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (5/10/2026) petang.


Polisi memastikan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun luka kekerasan pada tubuh pria tersebut.


Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, jenazah ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB. Saat ditemukan, korban diketahui berada seorang diri di dalam gubuk yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.


"Identitas jenazah sampai saat ini belum diketahui. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun luka pada tubuh korban," ujar Rita, Selasa (6/10/2026).


Menurut Rita, pria tersebut diketahui sehari-hari tinggal seorang diri di gubuk kawasan Pantai Pandansimo. Selama ini, kebutuhan makan korban diketahui dibantu oleh seorang perempuan yang tinggal tidak jauh dari lokasi.


Sebelum ditemukan meninggal, korban masih sempat terlihat dalam kondisi hidup sekitar pukul 17.30 WIB. Perempuan yang biasa merawatnya datang untuk memberikan makanan. Namun, korban menolak dan tidak bersedia makan.


Sekitar 30 menit kemudian, perempuan tersebut kembali mendatangi gubuk untuk memastikan kondisi korban. Saat diajak berbicara, korban tidak memberikan respons.


Ia kemudian mencoba menggoyangkan bantal yang digunakan korban untuk tidur. Namun, pria tersebut tetap tidak bergerak maupun memberikan respons.


Melihat kondisi tersebut, perempuan itu meminta bantuan warga yang berada di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui telah meninggal dunia.


Warga selanjutnya menghubungi petugas. Tak lama berselang, personel Polsek Srandakan bersama tim gabungan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi.


Tim Identifikasi Polres Bantul serta petugas medis dari Puskesmas Srandakan turut melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.


"Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut," kata Rita.


Dari hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas Srandakan bersama Unit Identifikasi Polres Bantul, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan. Polisi sementara menduga kematian korban berkaitan dengan faktor usia, namun penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.


"Korban dimungkinkan meninggal karena faktor usia. Namun untuk memastikan identitas dan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara," jelas Rita.


Polisi Periksa Sidik Jari dan Iris Mata


Untuk mengungkap identitas korban, petugas telah melakukan proses identifikasi melalui pemeriksaan iris mata dan sidik jari. Namun, hingga kini belum ditemukan data yang sesuai dengan identitas pria tersebut.


Polisi juga menggali informasi dari sejumlah orang yang selama ini mengetahui keberadaan korban di kawasan Pantai Pandansimo.


Berdasarkan keterangan sementara, pria tersebut diketahui tidak memiliki keluarga. Sebelum tinggal di gubuk tersebut, korban berada di kawasan Pantai Pandansimo untuk mencari barang bekas atau rosok.


Karena tidak memiliki tempat tinggal, korban kemudian menetap seorang diri di gubuk pinggir pantai tersebut.


"Karena tidak memiliki tempat tinggal, korban kemudian tinggal di gubuk tersebut seorang diri," ungkap Rita.


Hingga kini, Polsek Srandakan masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait serta meminta keterangan dari warga maupun orang-orang yang mengetahui keberadaan pria tersebut.


Jenazah masih berada di RS Bhayangkara Yogyakarta untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera menghubungi pihak kepolisian.** ( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar