Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Bedog Bantul, Ditemukan Teman dalam Kondisi Tertelungkup | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Bedog Bantul, Ditemukan Teman dalam Kondisi Tertelungkup

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:39 WIB



BANTUL, ( RIAUANTARA.CO ) – Seorang bocah berinisial H (11) meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Bedog, Dusun Gonjen, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (22/10/2026).


Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di dalam air saat bermain di sungai bersama delapan temannya sepulang sekolah. Peristiwa tragis tersebut kini menjadi perhatian setelah korban dinyatakan meninggal dunia berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis.


Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, korban bersama teman-temannya mendatangi Sungai Bedog sekitar pukul 12.00 WIB untuk bermain sekaligus memancing.


“Peristiwa itu terjadi pada Kamis siang. Korban diketahui sedang bermain di Sungai Bedog bersama teman-temannya setelah pulang sekolah,” kata Rita, Jumat (23/10/2026).


Ditemukan Teman dalam Kondisi Tertelungkup

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu mulai diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Salah seorang teman korban berinisial A melihat H sudah tertelungkup di dalam air di sisi timur sungai.


A bersama teman-temannya kemudian berupaya menarik tubuh korban ke tepi sungai di sisi barat. Mereka selanjutnya meminta pertolongan kepada warga sekitar.


Teriakan tersebut didengar RB (46), warga yang merupakan orang tua salah satu teman korban. RB segera mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah terbaring di tepi sungai.


Saat memeriksa kondisi korban, RB mendapati denyut nadi di bagian leher tidak lagi teraba. Cairan berbusa juga terlihat keluar dari hidung dan mulut korban.


“Saksi kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati denyut nadi di leher sudah tidak teraba. Dari hidung dan mulut korban juga keluar cairan berbusa,” ujar Rita.


Polisi dan Tim Medis Lakukan Pemeriksaan

Petugas Polsek Kasihan yang dipimpin Perwira Pengawas AKP Tono Wibowo tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Pemeriksaan terhadap korban dilakukan oleh dokter dari Puskesmas Kasihan I bersama tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aipda Yuli Suryadi.


Dari hasil pemeriksaan fisik, petugas menemukan luka bekas benturan berukuran sekitar 2 x 1 sentimeter pada bagian pelipis kiri korban. Meski demikian, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.


Pemeriksaan medis juga menunjukkan pupil mata korban tidak merespons dan detak jantung sudah tidak ada. Ketika tubuh korban dimiringkan, cairan keluar dari hidung dan mulut, yang turut menjadi bagian dari temuan pemeriksaan terkait dugaan tenggelam.


“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dan tim Inafis, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tegas Rita.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sungai atau lokasi perairan yang memiliki potensi bahaya. Pengawasan dan pemahaman mengenai keselamatan di sekitar air menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.


Kata kunci SEO: bocah tenggelam di Sungai Bedog, anak 11 tahun meninggal di Bantul, kecelakaan sungai Bantul, Polres Bantul, Sungai Bedog Tamantirto, bocah tewas tenggelam di Yogyakarta.


Meta description: Bocah 11 tahun berinisial H tewas tenggelam di Sungai Bedog, Kasihan, Bantul. Korban ditemukan teman-temannya dalam kondisi tertelungkup saat bermain sepulang sekolah.** ( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar