Perumahan Bersubsidi “Manggarai Residence” Belum Dialiri Listrik, Warga Enggan Menempati | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Perumahan Bersubsidi “Manggarai Residence” Belum Dialiri Listrik, Warga Enggan Menempati

Minggu, 05 November 2017 | 07:00 WIB
RIAUANTARA.COM‎│‎Pekanbaru, - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpera) bekerjasama dengan developer dalam pembangunan perumahan bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah.
Developer yang dipercaya untuk melaksanakan pembangunan rumah bersubsidi pemerintah ini tentu telah memiliki lisensi dan legalitasnya tidak diragukan lagi serta terdaftar resmi di beberapa asosiasi pengembang seperti REI, APERSI, dengan demikian kecil kemungkinan adanya developer nakal.
Namun kendala yang dihadapi oleh warga perumahan bersubsidi “Manggarai Residence” yang jumlahnya lebih dari 80 unit. Perumahan yang berlokasi di Jalan Sepakat, Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar ini sampai sekarang belum menikmati penerangan alias rumahnya belum dialiri listrik. 
Wajar saja banyak warga yang belum menempati perumahan tersebut, sementara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalaui SMS menghimbau kepada masyarakat supaya menempati rumanya masing-masing.
Menurut salah seorang warga perumahan bersubsidi itu Auzar Yusuf, SH (37) kepada Riauantara.com, Sabtu (04/11) pagi menyebutkan, “Kita sudah akad kredit pada Agustus 2016 yang lalu, namun sampai sa’at ini listrik juga belum masuk”, katanya. 
Menurut Auzar, ia enggan untuk menempati rumah tersebut karena listrik belum ada, dan sudah berulangkali menghubungi Developer namun tidak ada tanggapan, seakan Developer lepas tangan dengan masalah ini”, terangnya.
Auzar dan juga beberapa warga yang lain menyayangkan sikap Developer yang seakan-akan lepas tangan dan tak mau menanggapi keluhan warga Perumahan Residence. 
Auzar berharap kepada Developer supaya menyelesaikan kewajibannya yang belum terpenuhi seperti jalan, listrik dan fasum supaya warga bisa menempati rumahnya masing-masing.”Percuma saja punya rumah subsidi, kalau listrik tidak ada”, tambah Auzar.
Ali (45) yang juga warga perumahan bersubsidi “Manggarai Residence” yang rumahnya sudah dialiri listrik menambahkan, “untuk air bersih tidak ada masalah, karena masyarakat di sini menggunakan sumur bor”, ucapnya.

Reporter : Ernisman, ST

Bagikan:

Komentar