SMKN 5 Pekanbaru "Paksa" Siswa Tidak Mampu Bayar Uang Komite | riauantara.co
|
Menu Close Menu

SMKN 5 Pekanbaru "Paksa" Siswa Tidak Mampu Bayar Uang Komite

Jumat, 09 Maret 2018 | 12:06 WIB

RIAUANTARA PEKANBARU ,-- Terlalu, kata itu yang pantas di sematkan kepada SMKN 5 Pekanbaru, pasalnya siswa yang tergolong miskin dipaksa untuk membayar uang komite sekolah di mana hal ini terkuak berdasarkan pengakuan orang tua andi saputra siswa kelas 12 di sekolah tersebut.

menurut orang tua andi saputra kepada wartawan "bahwasanya dirinya di panggil pihak sekolah untuk menjumpai buk emi selaku guru BK di sekolah tersebut, lalu buk emi menjelaskan bahwasanya andi memiliki tunggakan hutang komite sebesar Rp 10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) hal itu harus di selesaikan meskipun dengan cara mencicil".

Walaupun iya telah menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan tampaknya pihak sekolah mengabaikan hal itu karna sekolah hanya mengakui KIP, bahkan anaknya pernah di ancam dulu, kalau tidak membayar komite tidak bisa ikut ujian, ujar orang tua andi ini.(09/03/2018)

Terkait hal ini di harapkan pemerintah serius dalam melaksanakan pendidikan mengingat apakah pantas seorang pendidik mengancam siswa gara-gara uang komite dan apakah pantas uang komite di tagih oleh sekolah itu sendiri sehingga patut dipertanyakan peranan komite di SMKN 5 ini, sementara saat di konfirmasi oleh wartawan kepala Sekolah Dwi Bowo Sukmono yang di dampingi buk Emi mengatakan tidak benar kami ancam siswa tidak bisa ikut ujian terkait tunggakan komite , buktinya siswa tersebut masih sekolah di sini, terkait rincian tunggakan itu ada sama wali kelasnya dan memang di sekolah ini mereka yang tidak dibebankan biaya komite adalah pemegang KIP,PKH, KIS. Tapi terkait surat keterangan miskin tentunya sekolah memberi keringanan misalnya dengan cara mencicil berapa sanggup.


Reporter       : Jimmy
Publis              : M.Kahfi
Bagikan:

Komentar