|
Menu Close Menu

Video Conference dengan Bupati/Wali Kota Riau: Gubri Minta Daerah Sosialisasikan New Normal ke Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2020 | 20:49 WIB


Siak, riauantara.co | Gubernur Riau H. Syamsuar minta masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota terus melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat tentang apa itu tatanan kehidupan new normal atau normal baru.

Pasalnya, di sebagian masyarakat menganggap normal baru tersebut sama seperti kehidupan normal sebelum adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Akibat pemahaman yang keliru tersebut, kini kian banyak masyarakat di Riau yang cuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Misalnya, tidak lagi mau menggunakan masker ketika keluar rumah atau saat berada di ruang publik maupun di tempat keramaian.

"Lakukan terus sosialisasi dan edukasi kemasyarakat. New normal itu bukan berarti sama seperti kehidupan normal sebelum adanya pandemi Covid-19. Normal baru itu adalah kehidupan dengan tetap harus mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19" kata Gubri H. Syamsuar.

Harapan itu disampaikan mantan Bupati Siak dua priode ini ketika mengadakan video conference dengan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau, Senin malam, 22 Juni 2020.

Pelaksana Harian Bupati Bengkalis H. Bustami HY, bersama Forkopimda dan sejumlah anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, juga mengikuti video conference tersebut.

Sekretaris Daerah Bengkalis ini mengiktui video conference yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut di ruang Hang Jebat kantor Bupati Bengkalis.

Bertambah 24 Orang

Pada kesempatan itu, Gubri H. Syamsuar menginformasikan, jika hari ini di Riau terdapat penambahan 24 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"24 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari 7 kabupaten/kota di Riau. Terbanyak dari Kota Pekanbaru, 13 orang", jelasnya.

6 daerah lain yang terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, imbuhnya, adalah Indragiri Hilir 5 orang.

"Kemudian, Kota Dumai 2 orang. Bahkan di Dumai ini ada seorang WNA (warga negara asing)", terangnya, seraya berharap masing-masing daerah memperketat pengawasan terhadap orang yang keluar masuk.

Lalu, sambungnya, Kuantan Singingin 1 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Seterusnya, Rokan Hulu yang sudah lama tidak ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19, kini terdapat 1 orang" ujarnya.

Sedangkan 2 daerah lain adalah Kabupaten Bengkalis dan Kampar, masing-masing 1 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ke-24 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hasil pemeriksaan swab kemarin. Sedangkan untuk hari ini, hasilnya baru diketahui besok," ujar Gubri H. Syamsuar.

Saat informasi publik ini mulai ditulis sekitar 15 menit lalu, Plh. Bupati Bengkalis H. Bustami HY, Forkopimda dan sejumlah anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masih mengikuti video conference bersama Gubri H Syamsuar tersebut.


Bagikan:

Komentar