Terima Alat Musik Baru , Grup Marawis Warga Binaan Lapas Kelas II A Pekanbaru Semakin Exist | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Terima Alat Musik Baru , Grup Marawis Warga Binaan Lapas Kelas II A Pekanbaru Semakin Exist

Kamis, 23 Juni 2022 | 12:21 WIB




RIAUANTARA.CO.| PEKANBARU --- Grup marawis warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru mendapatkan alat musik yang baru sebagai sarana pendukung utama dalam kegiatan marawis setelah alat yang lama kondisinya sudah tidak layak pakai lagi pada Rabu (22/06). Marawis adalah salah satu jenis “band tepuk” dengan perkusi sebagai alat music utamanya. Musik ini  merupakan kolaborasi antara timur tengah dan betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.


Marawis merupakan kesenian bernuansa Islami yang berkembang di Tangerang, Banten. Aslinya, kesenian ini berasal dari tradisi Muslim yang dibawa oleh bangsa Yaman. Kesenian ini merupakan kombinasi antara seni perkusi dan ritmis dinamis yang dilakukan oleh 16 sampai dengan 18 pemain pria sebagai pemain musik, penyanyi dan penari. Seni ini tidak hanya seringkali hadir dalam prosesi tradisional, namun kini menjadi seni yang cukup digemari karena menarik


Salah satu warga binaan yang tidak mau disebut namanya menjelaskan “Saya sangat senang bisa bergabung di grup marawis ini. Saya bisa mengexpresikan hobi saya dengan  tetap melantunkan kalimat religi tentang kebesaran Allah swt. Mudah mudah dengan kegiatan marawis ini semakin mendekatkan diri saya kepada allah swt. Ucapnya. 


Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru melalui Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Kasi Binadik) Ismadi menjelaskan kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian digelar setelah pelaksanaan salat dhuha bersama. Tujuannya adalah untuk mengucapkan pujian pujian dan sanjungan kepada Allah SWT melalui senandung lagu yang dikemas dalam sebuah grup marawis.


Ismadi menambahkan, untuk kegiatan grup Marawis ini kita mendatangkan pelatih atau instruktur dari luar dengan jadwal latihan yang sudah diatur dua kali dalam satu minggu. Bagi Warga binaan yang sudah terampil bermain akan mengajarkan teman nya yang lain

Untuk bermain di grup marawis ini. 


Kita berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar kegiatan pengisi waktu luang saja. Akan tetapi harus dapat dimaknai lebih mendalam lagi. Dimana kata dan syair yang diucapkan dalam melantunkan lagu lagunya punya makna religi yang mendalam tentang kebesaran sang pencipta allah swt. Mudah mudahan kegiatan ini menjadikan warga binaan pemasyarakatan menjadi insan yang bertaqwa dan semakin dekat dengan allah swt.Ujar Ismadi.(ril)

Bagikan:

Komentar

Iklan Bupati Rohil

Iklan Bupati Rohil