Dana Zakat ASN Disalurkan, Ribuan Pelajar SMA di Riau Terima Bantuan Pendidikan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Dana Zakat ASN Disalurkan, Ribuan Pelajar SMA di Riau Terima Bantuan Pendidikan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:14 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau akan segera menggulirkan program bantuan pendidikan berskala besar bagi pelajar tingkat SMA dan sederajat (foto ilustrasi).
Pekanbaru, riauantara.co | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau akan segera menggulirkan program bantuan pendidikan berskala besar bagi pelajar tingkat SMA dan sederajat. Program ini menyasar pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan pendidikan menengah.

Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan, mengatakan bahwa program tersebut dibiayai dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun sepanjang tahun. Mayoritas sumber dana berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, ditambah partisipasi masyarakat yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas.

"Pada tahun ini, Baznas Riau menargetkan sekitar 12 ribu siswa SMA sederajat sebagai penerima bantuan. Ini adalah wujud amanah dari zakat ASN Pemprov dan masyarakat Riau, agar anak-anak kita tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah," ujar Masriadi Hasan di Pekanbaru, Senin (19/1/2026).

Masriadi menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara non-tunai melalui transfer langsung ke rekening masing-masing siswa penerima. Skema ini dipilih untuk menjamin akuntabilitas sekaligus memberikan keleluasaan bagi siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolahnya.

Setiap penerima bantuan akan memperoleh dana sebesar Rp400 ribu. Nilai tersebut, kata Masriadi, disesuaikan agar tidak hanya mencukupi pembelian seragam, tetapi juga kebutuhan penunjang lain yang tidak kalah penting bagi proses belajar.

"Meski program ini dikenal sebagai bantuan seragam gratis, kami memahami kebutuhan siswa tidak sebatas pakaian sekolah. Ada tas, sepatu, alat tulis, dan perlengkapan lain yang harus dipenuhi. Karena itu, nominal bantuannya kami sesuaikan agar benar-benar meringankan beban keluarga," jelasnya.
Bagikan:

Komentar