PERDOSKI Raih Rekor MURI Penyuluhan HIV/AIDS, Pemprov Riau Apresiasi Peran Edukasi Kesehatan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

PERDOSKI Raih Rekor MURI Penyuluhan HIV/AIDS, Pemprov Riau Apresiasi Peran Edukasi Kesehatan

Minggu, 25 Januari 2026 | 13:57 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyerahkan Piagam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas kegiatan Penyuluhan Pencegahan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang digagas Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada penyerahan Piagam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas kegiatan Penyuluhan Pencegahan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang digagas Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Kegiatan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata PERDOSKI dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS dan IMS melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan.

Penyerahan piagam Rekor MURI berlangsung di Hotel Tjokro Pekanbaru, Minggu (25/1/2026). Pencapaian tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pendekatan promotif dan preventif di sektor kesehatan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan apresiasi kepada PERDOSKI atas keberhasilan mencatatkan Rekor MURI melalui kegiatan penyuluhan berskala luas tersebut. Menurutnya, capaian ini mencerminkan komitmen dan peran aktif tenaga medis dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

"Upaya pencegahan HIV/AIDS dan IMS tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, serta seluruh elemen masyarakat," ujar Syahrial.

Ia menegaskan, Pemprov Riau terus mendorong penguatan strategi promotif dan preventif sebagai pilar utama pembangunan kesehatan. Edukasi yang masif, terarah, dan berkesinambungan dinilai penting untuk menekan angka penularan sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita HIV/AIDS dan IMS.

"Kami berharap Rekor MURI ini menjadi pemantik semangat bagi semua pihak untuk terus konsisten melakukan edukasi kesehatan, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sadar, dan berdaya," ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Heri Permana, menyebut kegiatan penyuluhan yang digagas PERDOSKI memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Menurutnya, penyuluhan secara langsung dan terstruktur merupakan langkah efektif dalam mendorong perilaku hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit menular.

"Penyuluhan masif seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS dan IMS, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan," katanya.

Heri menambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Riau akan terus memperkuat sinergi dengan organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan para pemangku kepentingan, guna menekan angka penularan HIV/AIDS dan IMS di daerah.
Bagikan:

Komentar