Festival Lampu Colok Kembali Meriahkan Dumai di Malam Tujuh Likur Ramadan 1447 H | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Festival Lampu Colok Kembali Meriahkan Dumai di Malam Tujuh Likur Ramadan 1447 H

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:42 WIB
Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan tradisi tahunan Festival Lampu Colok kembali digelar tahun ini.
Dumai, riauantara.co | Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan tradisi tahunan Festival Lampu Colok kembali digelar tahun ini. Agenda budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari khazanah Melayu Riau tersebut dijadwalkan berlangsung pada malam ke-27 Ramadan 1447 Hijriah, yang dikenal luas sebagai malam "tujuh likur".

Kepala Disdikbud Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, menegaskan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan merawat warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah masyarakat.

"Fokus utama kami adalah memperkuat pelestarian budaya lampu colok sebagai agenda tahunan yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menjaga semangat toleransi antarwarga Dumai," ujar Mukhlis dalam keterangannya, Rabi (4/2/2026).

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Disdikbud telah mengeluarkan surat edaran resmi bernomor 430A/DISDIKBUD-BUD yang mengajak seluruh masyarakat di setiap kelurahan untuk berpartisipasi. Warga yang ingin ambil bagian diminta segera mendaftarkan kelompoknya, mengingat batas akhir pendaftaran ditetapkan tujuh hari sebelum hari pelaksanaan.

Mukhlis juga memastikan bahwa proses pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis, sehingga masyarakat bisa ikut serta tanpa terbebani.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Dumai, Risman, menjelaskan bahwa dari sisi teknis, bangunan lampu colok yang dilombakan harus mengusung nuansa Melayu atau Islami. Selain itu, konstruksinya wajib kokoh, aman, serta tidak mengganggu akses jalan umum maupun aktivitas warga.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia telah menyiapkan uang pembinaan dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah. Adapun besaran hadiah yang akan diterima para pemenang (bruto sebelum pajak) yakni juara pertama sebesar Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta, juara ketiga Rp7 juta, juara harapan pertama Rp6 juta, juara harapan kedua Rp5 juta, dan juara harapan ketiga Rp4 juta.

Risman menambahkan, informasi terkait jadwal technical meeting akan disampaikan kepada peserta melalui kontak pribadi maupun grup WhatsApp yang telah disiapkan panitia.

"Dengan semangat kebersamaan, kami berharap partisipasi masyarakat bisa maksimal untuk menyemarakkan malam istimewa ini," tutupnya.

Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia dapat dihubungi melalui Ananta Putra di nomor 0852-6524-2691 atau Rinaldy Nababan di 0882-7956-8006.
Bagikan:

Komentar