KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik | riauantara.co
|
Menu Close Menu

KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik

Jumat, 06 Februari 2026 | 11:35 WIB

 

 


Pekanbaru, riauantara.co |  — Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI) resmi terbentuk sebagai wadah kolaborasi jurnalis lintas media yang berfokus pada isu energi, minyak dan gas bumi serta transisi energi berkelanjutan. Forum ini diinisiasi sebagai respons atas meningkatnya kompleksitas isu energi yang membutuhkan pemberitaan profesional, berimbang dan berbasis data.

 

Pembentukan KONEKSI menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas jurnalisme energi sekaligus membangun ruang sinergi antara insan pers, pemerintah, industri, akademisi dan masyarakat. 


Dalam pembentukan awal, KONEKSI menetapkan struktur organisasi sebagai berikut:


Koordinator: Hari Jummaulana (Jurnalis Bertuahpos)
Sekretaris: Ikhwan Nur Rahman (Jurnalis FaktaCepat.id)
Bendahara: Ainul Umaiyah (Jurnalis MataAura.com)

Koordinator Keanggotaan: Rahmad Handayani (Jurnalis Suaraaktual.co)

Anggota:
Arif (Jurnalis Teras Kampar)
Rima Ridarni (Jurnalis Gariskhatulistiwa.com)
Maswir (Jurnalis Moralriau.com)
Indra (Jurnalis Nadariau.com)
Aditiya Prahara (Jurnalis Medialokal.co)


Koordinator KONEKSI, Hari Jummaulana mengatakan forum ini lahir dari kesadaran kolektif jurnalis energi akan pentingnya ruang kolaborasi profesional dalam menghadapi isu strategis sektor energi dan migas.

“Isu energi hari ini tidak hanya soal produksi dan distribusi, tetapi juga menyangkut ekonomi, lingkungan, kebijakan publik dan masa depan generasi. Karena itu, jurnalisme energi harus kuat secara literasi, data dan etika,” ujarnya, Jumat (6/02/2026). 


Ia menegaskan KONEKSI dibentuk sebagai forum independen yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan prinsip profesionalisme pers.

Adapun tujuan utama KONEKSI meliputi peningkatan kualitas pemberitaan energi dan migas yang akurat, berimbang, dan edukatif; memperkuat literasi publik tentang isu energi dan transisi energi; membangun jejaring kolaborasi antara jurnalis, pemerintah, industri dan akademisi; mendorong jurnalisme berbasis data dan kajian kebijakan energi serta memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial pada sektor strategis. 


Ke depan, KONEKSI akan menjalankan berbagai agenda kegiatan, antara lain diskusi publik dan forum kajian energi dan migas, workshop serta pelatihan jurnalisme energi, seminar literasi energi untuk masyarakat, kajian kebijakan energi dan transisi energi, kolaborasi liputan bersama, media visit ke industri energi dan migas, hingga produksi konten jurnalistik tematik energi. 


Hari menegaskan KONEKSI tidak sekadar forum komunikasi, melainkan gerakan intelektual jurnalisme energi yang berkelanjutan.


“KONEKSI diharapkan menjadi rumah besar jurnalis energi dan migas, tempat bertumbuhnya jurnalisme yang cerdas, berintegritas dan berpihak pada kepentingan publik. Kami ingin membangun jurnalisme yang bukan hanya cepat, tetapi juga berkualitas,” tegasnya.


Ia juga berharap KONEKSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan industri tanpa kehilangan independensi pers. “Kolaboratif, kritis dan solutif. Itu prinsip kami. KONEKSI harus menjadi jembatan informasi yang sehat antara sektor energi dan masyarakat,” tutupnya. 


Dengan terbentuknya KONEKSI, ekosistem jurnalisme energi dan migas diharapkan semakin kuat, profesional serta mampu menjawab tantangan besar sektor energi di masa depan, mulai dari ketahanan energi hingga transisi menuju energi berkelanjutan. (rilis)

Bagikan:

Komentar