Pekanbaru, riauantara.co | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dalam melakukan evaluasi sekaligus perombakan jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Ketua SMSI Riau, Luna Agustin, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, terutama di tengah tekanan kondisi fiskal yang sedang dihadapi.
Menurutnya, penyegaran di tubuh BUMD bukan sekadar pergantian posisi, melainkan kebutuhan mendesak agar arah kerja perusahaan daerah selaras dengan visi kepala daerah.
"Langkah ini penting agar BUMD mampu bergerak sejalan dengan visi pembangunan daerah, bukan sekadar berjalan rutin seperti biasa," ujarnya di Pekanbaru, Selasa (7/4/2026).
Luna menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tantangan serius, termasuk potensi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam situasi tersebut, BUMD seharusnya berperan sebagai motor penggerak peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Di tengah tekanan fiskal, BUMD harus menjadi garda terdepan dalam menyumbang PAD. Tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja, apalagi menjadi beban bagi APBD," tegasnya.
Ia menambahkan, kontribusi dividen dari BUMD sangat penting untuk menutup celah fiskal. Karena itu, jika kinerja direksi dinilai tidak optimal atau kurang inovatif, maka evaluasi merupakan langkah yang wajar dan diperlukan.
Lebih lanjut, Luna mengungkapkan bahwa hambatan pembangunan kerap terjadi akibat ketidaksinkronan antara kebijakan pemerintah daerah dan pelaksanaan di tingkat BUMD. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi kuat agar visi dan misi gubernur dapat diterjemahkan ke dalam strategi bisnis yang konkret.
SMSI Riau juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam tubuh BUMD. Perombakan direksi diharapkan melahirkan pimpinan yang transparan, akuntabel, serta memiliki integritas tinggi.
Sebagai informasi, Provinsi Riau memiliki sejumlah BUMD strategis seperti Bank Riau Kepri Syariah, PT Riau Petroleum, serta PT SPR. Namun, kontribusi laba terhadap aset di beberapa BUMD tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan.
Luna menegaskan, SMSI akan terus mengawal kebijakan ini melalui fungsi kontrol media. Ia berharap BUMD Riau ke depan dipimpin oleh figur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun daerah.
Ia juga menyoroti peran media yang dinilai strategis dalam mendukung perkembangan BUMD, terutama di era digital saat ini. Media tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga membangun reputasi dan meningkatkan literasi publik terhadap kinerja perusahaan.
"Jika BUMD sehat dan ruang fiskal daerah membaik, tentu ekosistem usaha termasuk media juga akan ikut merasakan manfaatnya. Ini menjadi alasan kami mendukung kebijakan Plt Gubernur," tutupnya.


Komentar