Beasiswa hingga Makan Bergizi Gratis, Agung–Markarius Fokus Bangun Generasi Emas Pekanbaru | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Beasiswa hingga Makan Bergizi Gratis, Agung–Markarius Fokus Bangun Generasi Emas Pekanbaru

Jumat, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, perhatian terhadap kualitas generasi muda menjadi salah satu prioritas utama.

Salah satu program yang paling mendapat perhatian masyarakat adalah pemberian beasiswa pendidikan mulai jenjang S1 hingga S3, termasuk bagi hafiz Al-Qur’an.

Program tersebut diharapkan membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Pekanbaru tanpa terkendala biaya.

Selain itu, pemerintah juga menggulirkan Program Zero Putus Sekolah yang bertujuan menekan angka anak putus sekolah.

Dari total 1.778 anak yang terdata mengalami putus sekolah dengan berbagai persoalan sosial dan ekonomi, sebanyak 757 anak berhasil dikembalikan ke bangku pendidikan.

Pemerintah kota juga membantu persoalan ijazah tertahan serta penyediaan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu.

Upaya ini dinilai menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Untuk mendukung wajib belajar 13 tahun, Pemko Pekanbaru mewujudkan program satu PAUD di setiap kelurahan.

Layanan PAUD tersebut diintegrasikan dengan posyandu guna memperkuat pendidikan usia dini sekaligus layanan kesehatan anak.

Pemerintah juga meningkatkan kompetensi kader posyandu melalui berbagai pelatihan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang.

Di bidang kesehatan, masyarakat mulai merasakan manfaat pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar pemerintah kota.

Program Makan Bergizi Gratis juga diberikan kepada peserta didik dan kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus mencegah stunting.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga aktif menjalankan program pengentasan kemiskinan melalui intervensi sosial dan pengembangan UMKM.

Atas berbagai capaian tersebut, Wali Kota Agung Nugroho berhasil meraih penghargaan peringkat dua nasional dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 karena dinilai berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting.

Transformasi pendidikan dan kesehatan ini menjadi pondasi penting bagi pembangunan Pekanbaru menuju kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Bagikan:

Komentar