Tak Sekadar Janji, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Pekanbaru Kini Makin Maju | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Tak Sekadar Janji, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Pekanbaru Kini Makin Maju

Kamis, 07 Mei 2026 | 06:38 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pembangunan kota melalui berbagai program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, sektor infrastruktur dan pelayanan publik 
Pekanbaru,_ Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pembangunan kota melalui berbagai program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, sektor infrastruktur dan pelayanan publik menjadi fokus utama pembenahan.

Perubahan paling terasa terlihat dari pembangunan jalan dan penataan fasilitas umum. Pemerintah kota mencatat lebih dari 42 kilometer jalan telah diperbaiki dalam kurun waktu satu tahun.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, pembenahan infrastruktur jalan juga dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Tak hanya jalan, sebanyak 42 halte juga diremajakan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna transportasi umum. Pemerintah kota juga memasang lampu penerangan di berbagai titik demi meningkatkan keselamatan masyarakat pada malam hari.

Fasilitas wifi gratis turut dihadirkan di sejumlah lokasi publik sebagai bagian dari penguatan layanan digital dan akses informasi masyarakat.

Di bidang pelayanan publik, Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi melalui Mobil AMAN, layanan administrasi kependudukan bergerak yang mempermudah warga mengurus berbagai dokumen resmi.

Langkah ini dinilai efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa harus antre di kantor pemerintahan.
Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi melalui Mobil AMAN, layanan administrasi kependudukan bergerak yang mempermudah warga mengurus berbagai dokumen resmi.
Sementara itu, pengendalian banjir menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan secara masif. Pemerintah melakukan penanganan di 20 titik rawan banjir melalui normalisasi sungai, drainase, dan daerah aliran sungai.

Normalisasi sungai dilakukan sepanjang 78,2 kilometer, sedangkan perbaikan drainase dan DAS mencapai 109,5 kilometer.

Program ini mulai menunjukkan dampak positif dengan berkurangnya genangan di sejumlah wilayah saat hujan deras turun.

Untuk memperkuat lingkungan yang sehat, Pemko Pekanbaru juga melakukan penanaman 15 ribu pohon dalam program Pekanbaru Green City.

Di sisi lain, sektor kebersihan turut dibenahi melalui Gerakan Serbu Sampah dan pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah di 83 kelurahan.

Pemerintah juga menindak pelaku pembuangan sampah ilegal sebagai bentuk ketegasan menjaga kebersihan kota.

Penataan kota semakin diperkuat melalui penertiban 175 tiang reklame yang dinilai mengganggu estetika dan keselamatan.

Dalam bidang keamanan, Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan Tim Reaksi Cepat Pekanbaru Aman 112 untuk meningkatkan respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Di bidang ekonomi, pemerintah juga menggulirkan bazar pangan murah di 50 titik guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, kemudahan investasi mulai dirasakan pelaku usaha dengan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang kini bisa selesai hanya dalam satu jam.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi dan pelayanan publik mulai berjalan lebih efektif.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat kualitas aparatur melalui pengangkatan PPPK dan PPPK paruh waktu serta pemberian tunjangan kinerja ke-14.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Perubahan yang dilakukan secara bertahap ini mulai memperlihatkan arah pembangunan kota yang lebih modern, tertata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(hm/adv)
Bagikan:

Komentar