Kabut Asap Tebal dan Listrik Padam, Warga Sialang Rampai Kulim Keluhkan Lambannya Pemulihan PLN | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Kabut Asap Tebal dan Listrik Padam, Warga Sialang Rampai Kulim Keluhkan Lambannya Pemulihan PLN

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:12 WIB



PEKANBARU, ( RIAUANTARA.CO ) — Warga Kelurahan Sialang Rampai, RW 02, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Riau, menghadapi kondisi yang kian memprihatinkan. Di tengah kabut asap tebal yang menyelimuti lingkungan permukiman, aliran listrik justru padam tanpa disertai angin kencang maupun hujan, sehingga menambah ketidaknyamanan masyarakat.


Situasi tersebut membuat warga kesulitan mengurangi dampak kabut asap di dalam rumah. Padamnya listrik menyebabkan kipas angin dan pendingin ruangan (AC) tidak dapat digunakan, sementara asap masih menyelimuti lingkungan tempat tinggal mereka.


Salah seorang warga, Rahmat Handayani, mengaku kecewa karena pasokan listrik belum juga kembali normal meskipun warga telah mempertanyakan kondisi tersebut kepada petugas PLN wilayah Kota Timur.


Rahmat meminta PLN segera mengambil langkah konkret dengan menerjunkan petugas dalam jumlah memadai ke lokasi terdampak guna mempercepat penanganan dan pemulihan jaringan listrik.


“Ada apa ini? Mengapa listrik padam tanpa adanya gangguan angin maupun hujan?” tegas Rahmat saat menyampaikan keluhannya, Minggu (18/10/2026).


Menurutnya, kondisi ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketika kabut asap tebal sedang menyelimuti permukiman.


Ia mengungkapkan, tanpa listrik, warga tidak bisa mengoperasikan kipas angin maupun AC untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat asap di dalam rumah. Situasi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga yang memiliki anak-anak.


“Kami jelas merasa tidak nyaman dengan kondisi listrik yang padam seperti ini. Anak-anak kami ikut terdampak karena asap masuk ke dalam rumah. Ketika jendela dibuka, asap dari luar langsung masuk, sementara kipas angin dan AC tidak bisa digunakan karena listrik padam,” ujarnya.


Rahmat menyebutkan, pihak PLN telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Namun, menurutnya, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar permohonan maaf, yakni kepastian penanganan dan informasi yang jelas mengenai penyebab pemadaman serta perkiraan waktu pemulihan listrik.


Ia berharap PLN segera merespons keluhan masyarakat dengan melakukan pemeriksaan terhadap jaringan kelistrikan dan memastikan petugas di lapangan dapat menangani gangguan secara optimal.


“Jangan biarkan masyarakat terlalu lama berada dalam kondisi seperti ini. Kami meminta PLN segera memulihkan pasokan listrik di wilayah Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim. Di tengah kabut asap yang tebal, listrik sangat dibutuhkan warga untuk menunjang aktivitas dan kenyamanan keluarga di rumah,” tegasnya.


Rahmat juga berharap pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat yang saat ini harus menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni kabut asap dan pemadaman listrik.


Hingga berita ini disusun, berdasarkan keterangan warga, aliran listrik di lokasi tersebut belum kembali menyala. Penyebab pemadaman dan waktu pemulihan belum diketahui secara pasti. Konfirmasi lebih lanjut dari pihak PLN masih diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai gangguan tersebut.**( DH/RED)


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar