Ludes Terbakar, Gudang Trans Home Sleman Laporkan Kerugian Rp20 Miliar ke Polisi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Ludes Terbakar, Gudang Trans Home Sleman Laporkan Kerugian Rp20 Miliar ke Polisi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:54 WIB



SLEMAN, ( RIAUANTARA.CO ) — Kebakaran hebat melanda gudang Trans Home di Jalan Jogja–Solo Km 11, Kalitirto, Berbah, Sleman. Dalam insiden tersebut, dua pekerja perempuan dilaporkan meninggal dunia.


Pasca-kejadian, pihak pengelola Trans Home resmi melaporkan peristiwa kebakaran tersebut kepada kepolisian. Laporan diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Berbah, Polresta Sleman, pada 1 Oktober 2026.


Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.


“Pihak Trans Home telah membuat laporan terkait kejadian kebakaran tersebut. Laporan diterima di SPKT Polsek Berbah, Polresta Sleman pada 1 Oktober 2026,” kata Argo, Senin (5/10/2026).


Selain menelan korban jiwa, kebakaran itu juga menyebabkan kerugian material dalam jumlah besar. Berdasarkan laporan awal yang diterima polisi, pihak Trans Home memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp20 miliar.


“Berdasarkan laporan awal yang diterima Polsek Berbah, kerugian akibat kebakaran Gudang Trans Home di Jalan Jogja–Solo Km 11, Kalitirto, Berbah, Sleman, dilaporkan mencapai sekitar Rp20 miliar,” ungkap Argo.


Namun, Argo menegaskan angka tersebut masih merupakan estimasi berdasarkan laporan awal dari pihak pengelola. Nilai kerugian tersebut belum dapat disebut sebagai hasil penghitungan resmi secara keseluruhan.


“Untuk kepastian nilai kerugian, nantinya perlu dilakukan pendataan dan penghitungan lebih lanjut oleh pihak terkait,” tegasnya.


Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian. Petugas akan melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi serta faktor yang memicu kebakaran yang menghanguskan fasilitas Trans Home tersebut.


Polisi juga masih melakukan proses penanganan terkait adanya dua korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai penyebab dan rangkaian kejadian kebakaran.** ( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar